Kabar Lokal - Sel, 06/10/09 09:00 WIB

Teliti Bangunan Pasca Gempa, ITS Kirim The Dream Team ke Padang

Koskosanku.com - Teliti Bangunan Pasca Gempa, ITS Kirim The Dream Team ke Padang

Satu lagi inovasi dari ITS! Pasca Gempa Padang Kampus yang berlokasi di Sukolilo ini mengirim The Dream Team ke Padang khusus meneliti kelayakan bangunan pasca gempa

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mengirim The Dream Team ke Padang, Sumatera Barat. Tim yang terdiri dari 15 orang ahli ini akan fokus pada penelitian kelayakan bangunan bangunan pasca gempa.

Secara bertahap, 15 orang tersebut diberangkatkan ke Padang mulai Senin, (05/10) ini. Mereka sebaagian besar berasal dari Teknik Sipil dan Geomatika yang ahli dalam bidang struktur bangunan, geologi, dan tanah.

Menurut Prof Ir PRIYO SUPROBO MS PhD Rektor ITS, disebut The Dream Team karena sebelumnya mereka pernah terjun ke lokasi gempa antara lain Aceh dan Yogyakarta.

?Semuanya adalah The Dream Team karena sebelumnya pernah diterjunkan pada gempa Aceh, Jogja, dan Tasikmalaya,? ungkap mantan dekan FTSP-ITS ini.

Tim awal yang berangkat akan mengakses kelayakan bangunan di Sumatera Barat yang terkena gempa. Meski memfokuskan pada penelitian kelayakan bangunan, namun ITS juga akan membantu dalam hal sanitasi dengan membuat teknologi penjernihan air. Karena selama ini para korban banyak yang memanfaatkan air sungai yang kondisinya sangat kotor untuk konsumsi sehari-hari.

Selain itu, tim geologi akan meneliti gempa di Sumbar untuk menentukan karakteristiknya dan bangunan seperti apa yang sesuai di sana. ?Sementara ini tindakan yang dilakukan masih dalam tanggap dampak atau tanggap darurat selama dua bulan ke depan, selanjutnya merupakan tahap rekonstruksi sesuai hasil identifikasi di lapangan,? papar pria yang akrab disapa PROBO.

Mengutip rilis Humas ITS yang diterima suarasurabaya.net, Senin (05/10), langkah ini merupakan bentuk tanggap darurat terhadap bencana gempa yang terjadi di Sumatra Barat. PROBO juga menyampaikan rasa keprihatinannya atas nama ITS dalam bencana gempa kali ini. Pemberangkatan tim ahli ini merupakan salah satu bentuk kepedulian ITS terhadap gempa Sumbar.

Rencananya, ITS juga akan bekerjasama dengan Departemen Pekerjaan Umum (PU), Pemda setempat, dan beberapa perguruan tinggi lain seperti Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Sementara itu, Dr Ir PUTU ARTAMA Sekretaris Pusat Studi Kebumian dan Bencana (PSKB) ITS menjelaskan, tim pertama tersebut bertugas mengidentifikasi kelayakan bangunan-bangunan yang ada di Padang dan sekitarnya pascagempa. Tim nantinya mengategorikan bangunan sesuai kondisinya.

Bangunan yang masih layak dan dapat dimasuki maupun dihuni akan diberi tanda hijau. Sedangkan bangunan yang memiliki kerusakan tidak terlalu parah dan bisa diperbaiki akan diberi tanda kuning. Sementara, tanda merah untuk bangunan rusak berat dan berbahaya untuk dihuni.

?Kami memfokuskan pada bangunan-bangunan publik yang memiliki kebutuhan mendesak untuk digunakan seperti rumah sakit, gedung pemerintahan, sekolah, pusat perbelanjaan, dan gedung publik lainnya,? terang PUTU.

Di Sumatra Barat, tim tersebut juga akan meneliti penyebab banyaknya bangunan roboh akibat gempa. Dari sini, PUTU menjelaskan akan diperoleh rancangan desain dan aturan-aturan struktur bangunan tahan gempa yang cocok dengan kondisi di Sumbar. ?Hal ini juga sebagai pembelajaran kita semua di kemudian hari, karena sebagian besar daerah Indonesia rawan akan gempa,? pungkas PUTU.

Selain mengirimkan tim ahli, ITS juga menunjukkan kepeduliannya dengan membuka posko gempa untuk memberikan bantuan konsultasi penanganan gempa melalui website ITS: www.its.ac.id/pengumuman/bencana

(sumber:suarasurabaya/penulis: Agita Sukma Listyanti)

(foto:Humas ITS)

 
Komentar Anda
ADVERTISEMENT
Koskosanku.com

Artikel Lainnya