Kualitas Air Kali Surabaya Buruk, Ikan Mulai Menyusut
Kajian eksplorasi Kali Surabaya mengungkapkan fakta terbaru, Kali Surabaya menunjukkan penurunan kualitas air dan diikuti jumlah ikan dalam kali yang semakin menyusut
Hasil Kajian eksplorasi keanekaragaman jenis ikan di Kali Surabaya menunjukkan penurunan kualitas air Kali Surabaya diikuti dengan penurunan keanekaragaman jenis ikan.
"Tidak seperti manusia yang apabila dirinya terganggu akan melakukan antisipasi, modifikasi sehingga tidak membawa dampak pada diri manusia," ujar Daru Setyo Rini peneliti senior Ecoton, Jumat (08/10/2009).
Ia mencontohkan apabila suhu udara panas atau udara kotor maka manusia akan mengantisipasinya dengan Air Conditioner (AC). Hal ini berbeda dengan ikan atau biota air lainnya yang tidak bisa memodifikasi perubahan lingkungan sehingga apabila terjadi pencemaran maka biota air sungai yang sensitive terhadap pencemaran maka mereka akan punah atau pindah ke lingkungan yang masih bisa mendukung kehidupan mereka.
Kondisi ini sama dengan keberadaan jenis-jenis ikan yang sensitive di Kali Surabaya seperti keting (nama latin: Arius caelatus), Papar (Notopterus chitala H.B)dan Jendil (Family Ariidae).
Pada tahun 80-an ketiga jenis ini umum dijumpai disepanjang Kali Surabaya dari Karangpilang hingga Mlirip, namun survey yang dilakukan ecoton pada September –Oktober 2009 ketiga jenis ini hanya dapat dijumpai pada Kali Surabaya sector hulu yang meliputi Mlirip-Sumengko, selebihnya pada bagian lain Kali Surabaya ketiga jenis ini sudah tidak dapat dijumpai.
Untuk diketahui, Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan basah-ecoton, melakukan kajian eksplorasi Keanekaragaman jenis ikan di Kali Surabaya bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingginya pencemaran air terhadap populasi ikan yang ada di Kali Surabaya.
"Melalui penelitian ini kami ingin melihat dampak perubahan kualitas air dari hulu ke hilir pada populasi dan keanekaragaman jenis ikan yang ada di kali Surabaya," imbuh Daru Setyo Rini.
Lebih lanjut ia menyatakan bahwa melalui penelitian diharapkan ada hal baru yang dapat diangkat menjadi komponen penting dalam upaya pemulihan Kali Surabaya.
"Pemerintah sangat lamban dan tidak memiliki program yang serius untuk bisa memulihkan kualitas air Kali Surabaya,karena sebenarnya peruntukkan kali Surabaya bukan hanya untuk bahan baku PDAM namun juga sumber kehidupan dan cikal bakal peradaban sehingga perlu terus digali potensi dan kerugian yang akan dialami bila masyarakat saat ini mengabaikan kali Surabaya," lanjut Daru Setyo Rini.
Dalam penelitian ini juga dapat disimpulkan bahwa semakin kearah hilir kualitas air Kali Surabaya semakin memburuk dan berdampak pada berkurangnya keanekaragaman jenis dan menurunnya populasi ikan. Kali Surabaya bagian hulu teryata masih bisa menunjang kehidupan beragam jenis ikan, kualitas airnya pun masih diatas baku mutu kelas1 PP 82/2001 ttg pengelolaan sumberair dan kualitas air.
Penelitian ini dimulai pada Bulan September dan berakhir pada 5 Oktober 2009."Penelitian kajian ikan di Kali Surabaya berakhir pada 5 oktober sedangkan untuk Kali Brantas secara keseluruan sudah dimulai pada Juni 2009 di kawasan Hulu dan Oktober ini akan diakhiri di kawasan Brantas tengah meliputi Kediri, Jombang dan Mojokerto," ujar Amiruddin Mutaqien coordinator penelitian
(sumber:beritajatim/penulis: Anas Pandu Gunawan )
(foto:satu dunia)

Artikel Lainnya
-

Modus Baru, Warga Negara Iran Selundupkan Narkoba Lewat Bandara Juanda
Tertangkap hari Selasa kemarin, penyelundup memanfaatkan handuk yang dicelupkan dalam cairan...Baca» -

Aplikasi Smart Traffic Light Mampu Urai Kemacetan
Pernah merasa kesal karena lampu merah menyala terlalu lama? Mahasiswa Petra hasilkan traffic l...Baca» -

Surabaya Shopping Festival 2009
SSF identik dengan pesta diskon di beberapa Mall, rutin dijalankan tiap tahun. Bagaimana dahsya...Baca» -

Warga Surabaya Tumplek Blek di Karnaval Bebas Nyeri Kanker
Karnaval 'Surabaya 2010 Bebas Nyeri Kanker' di Surabaya benar-benar meriah. Sekitar 7 ribu warg...Baca» -

1500 Lowongan Pekerjaan tersedia di Bursa Kerja Balai Pemuda
1500 lowongan tersedia dalam bursa kerja di Balai Pemuda kemarin, ribuan orang pun memburunya, ...Baca» -

Penerbangan Langsung Hyderabad - Surabaya, STPB Garap India
Kita layak bangga, Surabaya digarap jadi destinasi wisata utama di Indonesia selain Bali. Rombo...Baca»
