Kabar Lokal - Sen, 12/10/09 11:07 WIB

Tolak Kenaikan Retribusi, Pedagang Demo PD Pasar

Koskosanku.com - Tolak Kenaikan Retribusi, Pedagang Demo PD Pasar

100 pedagang demo tolak kenaikan retribusi pasar.

Tidak terima dengan kenaikan retribusi yang dilakukan sewenang-wenang, sekitar 100 pedagang mengatasnamakan Kumpulan Pedagang Pasar Tradisional Surabaya (KPPTS) berunjuk rasa ke kantor PD Pasar Jalan Manyar Kertoarjo.

Mereka meminta agar retribusi diturunkan atau direktur PD Pasar turun. "Kenaikan ini sudah dilakukan sejak bulan Agustus lalu," ujar Seksi Hukum dan Humas KPPTS, Achmad Boesiri kepada wartawan di lokasi, Senin (12/10/2009).

Agus menambahkan, kenaikan retribusi mulai 30 persen hingga 200 persen. Yang membikin pedagang tidak terima yakni prosedur kenaikan tarif tidak dilakukan dengan benar. Dan terkesan hanya dilakukan satu pihak tanpa melibatkan pedagang.

Selain itu tidak dilakukan sosialisasi terhadap pedagang. Kenaikan retribusi, tambah Boesiri, dilakukan PD Pasar karena bobrok atau tidak efisien manajemen PD Pasar.

"Padahal dalam penjelasan atau laporannya PD Pasar terus meraih laba dan pertumbuhannya signifikan. Kenapa kok menaikkan retribusi. Alasannya sih merugi. Merugi apa," tambah Boesiri.

Dalam unjuk rasa itu, pedagang membawa berbagai poster yang meminta agar retribusi diturunkan. Sebab kenaikannya sangat tinggi dan tidak wajar di tengah kondisi perekonomian yang sulit dan pendapatan pedagang yang semakin menurun.

Pada awalnya, 10 perwakilan pedagang diizinkan masuk untuk berunding. Namun Direktur Utama, Rahmat Kurnia menolak menemui pedagang. Meresa ditolak, mereka keluar lagi dan bersama massa yang lain mencabut dan melepas spanduk milik PD Pasar yang menempel di dinding. Spanduk itu dibakar sebelum akhirnya dimatikan lagi karena Dirut PD Pasar mau menemui pedagang.

(detikSurabaya/Imam Wahyudiyanta)

 
Komentar Anda
ADVERTISEMENT
Koskosanku.com

Artikel Lainnya