Kabar Lokal - Kam, 15/10/09 09:01 WIB

Belajar Sekaligus Mengenal Permainan Tradisional

Koskosanku.com - Belajar Sekaligus Mengenal Permainan Tradisional

Dakon atau Congklak, adalah permainan tradisional yang dulu selalu dimainkan oleh anak-anak, kini dilestarikan kembali..

“Kita ingin mengajak anak-anak ini untuk mengenal permainan tradisional tetapi sekaligus juga mau belajar matematika atau berhitung dengan cara yang menyenangkan. Permainan Dakon khan memang diwarnai dengan menghitung. Ini belajar dan bermain”.

Solihin Fanani S.Ag Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 4 Surabaya, menyampaikan itu terkait dengan aktivitas siswa kelas 1, pada Rabu (14/10) yang bermain Dakon. Dakon atau Congklak, adalah permainan tradisional yang dulu selalu dimainkan oleh anak-anak. Seiring dengan perkembangan perdaban dan teknologi, permainan ini akhirnya perlahan mulai ditinggalkan anak-anak.

Berganti dengan permainan elektronik, atau digital yang makin pesat dan modern. “Padahal dalam permainan Dakon atau Congklak, anak-anak diajak berhitung dan beradu strategi. Ini khan sangat berguna, tetapi sudah mulai dilupakan anak-anak,” tambah Solohin Fanani.

Dibagi dalam beberapa kelompok, anak-anak kelas 1 SD Muhammadiyah 4 Surabaya itu, kemudian diperintahkan untuk menghitung beberapa angka dan dijumlahkan lalu dibuat sebuah catatan kecil yang diwakili dengan memasukkan beberapa biji sawo kedalam lubang Dakon.

Sebuah permainan yang sengaja atau tidak sangaja mengajak pemainnya untuk berpikir dan minimal berhitung, Rabu (14/10) diperkenalkan kepada para siswa kelas, dan mengajak mereka untuk bermain sekaligus belajar berhitung. Sekaligus melestarikan permainan tradisional itu.

(suarasurabaya.net/JtotokSumarno)

 
Komentar Anda
ADVERTISEMENT
Koskosanku.com

Artikel Lainnya