Siswa Bisa Dapat Tiga Ijazah
Geliat RSBI terus berkembang di Indonesia. Bahkan, tiap lulusan RSBI kini bisa menerima tiga ijazah kelulusan sekaligus.
Geliat rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) terus berkembang di Indonesia. Bahkan, tiap lulusan RSBI kini bisa menerima tiga ijazah kelulusan sekaligus.
Tiga ijazah kelulusan itu terdiri dari ijazah ujian nasional (UN), Cambridge dari Inggris,dan ijazah International Competitions and Assessments for Schools (Icas) dari Australia. Ketiga ijazah itu bisa diperoleh siswa RSBI secara bersamaan ketika mengikuti ujian akhir sekolah. Ijazah UN merupakan standar kelulusan nasional, sementara untuk Cambridge dan Icas sudah memenuhi standar internasional.
Kepala SMA Muhammadiyah 2 Surabaya Fathur Rohim menuturkan, untuk mendapatkan tiga ijazah itu sekolah memberikan kebebasan kepada siswa. Khusus untuk ijazah UN memang bersifat wajib sehingga para siswa tidak boleh meninggalkan ujian tersebut. Sementara untuk dua ijazah lainnya yakni Cambridge dan Icas tidak dipaksakan ikut.
”Kalau siswa tidak mengambil ujian Cambridge dan Icas, tidak masalah.Tapi kalau mau ikut malah lebih baik, apalagi ijazah itu memiliki kemampuan (standar) internasional,” ujar Fathur kemarin. Fathur menambahkan, untuk ujian Cambridge meliputi lima mata pelajaran (mapel) seperti Bahasa Inggris,Fisika,Matematika,Biologi, dan Kimia. Sementara untuk ujian Icas hanya ada tiga mapel saja, yakni Bahasa Inggris, Matematika, dan Sains.
SMA Muhammadiyah 2 sendiri, katanya, semakin yakin dengan hasil maksimal dalam tiga ujian kelulusan itu,setelah memperoleh sertifikasi ISO (International Organization for Standardization) 9001: 2008 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan Internasional. Selama ini,di Indonesia jarang ada sekolah yang bisa memperoleh sertifikasi ISO terbaru itu.
”Kami sudah memenuhi semua persyaratan yang diajukan oleh lembaga sertifikasi internasional.Apalagi tim sertifikasi untuk ISO 9001:2008 langsung dikelola Global Group dari Inggris,” ungkapnya. Secara perlahan,menurutnya, SMA Muhammadiyah 2 Surabaya juga melakukan pembenahan dalam semua bidang pengelolaan pendidikan.
Salah satunya penguatan sumber daya manusia (SDM), sarana prasarana, kurikulum, sampai pengembangan kesiswaan.”Kami juga melakukan kerjasama dalam rangka Sister City dengan Lorne Airys Inlat P-12 Australia.Ada tiga guru yang sudah kami kirim ke Australia untuk pendalaman serta memahami proses pembelajaran,” imbuhnya.
Sementara, salah satu guru SMAN 2 Surabaya Syuhada Ishak Abilio mengatakan, setelah menerima ISO 9001:2008, pihak sekolah terus melengkapi syarat pembelajaran serta menjaga kualitas pendidikan. Untuk langkah awal, pihaknya memberikan batas minimal tenaga pengajar harus lulusan S-1.
Pihaknya sendiri juga sudah memiliki 78 guru dan 32 karyawan yang siap mendidik 953 siswa tiap hari.”Pemberian ISO sendiri nantinya berakhir pada 2011. Standar yang ada pada ISO 9001:2008 ingin dipertahankan, apalagi pada 2011 nanti itu sudah habis,jadi kami harus mempertahankan semua keunggulan sekolah serta standar pendidikan,” imbuhnya.
(sumber:seputar Indonesia/aan haryono)
(foto:sfgate)

Artikel Lainnya
-

Pengendara Motor Tersambar KA di Jagir Wonokromo
Akibat nekat menerobos palang pintu, pengendara sepeda motor tersambar lokomotif KA Surabaya-Bl...Baca» -

Pengaruh Miras, Pengajar EF Tewas Tabrak Tiang Listrik
Warga negara asing yang mengajar EF Jalan Kayun, tewas karena mabuk saat berkendara sepeda moto...Baca» -

Prihatin Gizi Buruk, Pondok Kasih Bagikan 1000 Kotak Susu
Meningkatnya jumlah balita penderita gizi buruk di Surabaya akhir-akhir ini menggerakkan Yayasa...Baca» -

Dapatkan Laptop Murah di Scomdex-19
Scomdex kembali digelar, kini anda bisa mendapatkan Laptop yang super murah beserta undian lang...Baca» -

Cosplay Halloween, Seram tapi Lucu
Tanggal 30 Oktober lalu, pemuda-pemudi kreatif Surabaya ikut merayakan Halloween lewat festival...Baca» -

Urusan Kebersihan, Surabaya Tidak Terkalahkan
Indikator peraih Adipura tidak hanya kebersihan secara fisik, tapi juga kepedulian masyarakat d...Baca»
