Kabar Lokal - Kam, 05/11/09 08:50 WIB

Diserbu Manusia Tanah Dan Perempuan Bercermin

Koskosanku.com - Diserbu Manusia Tanah Dan Perempuan Bercermin

Manusia Tanah menyerupai Patung dan Perempuan Bercermin menyerbu kawasan Tunjungan Plaza, apa yang terjadi?

Puluhan manusia tanah dengan warna kecoklatan, dan sejumlah perempuan sambil membawa cermin, Rabu (04/11) memenuhi halaman depan Tunjungan Plasa. Mereka adalah bagian dari happening art Surabaya Juang.

Menyambut Hari Pahlawan 10 Nopember mendatang, aktivitas sosial bernilai kepahlawan yang digelar sjeumlah seniman dalam kemasan Surabaya Juang, Rabu (04/11) memasuki babak Mari Bercermin.

“Babak ini, merupakan refleksi atau renungan terhadap diri kita sendiri, apakah sudah berjuang dan mengisi kemerdekaan dengan sebenarnya, atau justru kita tidak perduli dengan itu. Patung-patung itu adalah manusia sendiri, dan mereka membawa cermin, agar bisa selalu merefleksikan dirinya sendiri,” terang HERI LENTHO Operator kegiatan Surabaya Juang 2009.

Ditemui disela-sela persiapan happening art bertema Mari Bercermin, HERI LENTHO menambahkan bahwa keikutsertaan para siswa SMAK Stanislaus, Surabaya, Rabu (04/11) dalam kegiatan kali ini juga merupakan bentuk refleksi para siswa dalam mengisi kemerdekaan.

Kehadiran para pemuda yang mewarnai seluruh tubuhnya dengan tanah liat itu, dan puluhan gadis-gadis dengan make up menor sambil membawa cermin, tentu saja mengagetkan banyak pengunjung Tunjungan Plasa.

“Karena pada titik dihalaman depan Tunjungan Plasa ini cukup menarik dan dilintasi banyak warga masyarakat Kota Surabaya. Kita berharap ajakan untuk merefleksi diri dalam Mari Bercermin itu bisa terbaca masyarakat,” ujar TAUFIK MONYONG koordinator kegiatan saat ditemui suarasurabaya.net, Rabu (04/11). (sumber:suara Surabaya/J. Totok Sumarno)

 
Komentar Anda
ADVERTISEMENT
Koskosanku.com

Artikel Lainnya