Siswa Berprestasi Dijamin ke PTN
Aset-aset terbaik bangsa mulai dimanjakan.Siswa berprestasi,di bidang apa pun, dijamin otomatis bisa masuk perguruan tinggi negeri (PTN)
Aset-aset terbaik bangsa mulai dimanjakan.Siswa berprestasi,di bidang apa pun, dijamin otomatis bisa masuk perguruan tinggi negeri (PTN).
Paling baru adalah garansi yang diterima dua siswa SMKN 1 Surabaya, Rara Indah Permatasari, siswi kelas XII MM 2 dan Muhammad Basofi Eko Nugroho, siswa kelas XII RPL 2 SMKN 1. Dua siswa penemu kamus Asean yang jadi tutor mahasiswa politeknik di Kamboja itu dipastikan mendapat tiket masuk Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) ITS. Mereka akan memperoleh beasiswa penuh dari Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Muhammad Nuh di PENS ITS,sampai lulus kuliah.
Memang keduanya masih belia, tapi mereka punya kemampuan lebih dari cukup untuk ukuran siswa seusianya. Menurut Kepala Bidang Pendidikan Menengah Kejuruan (Dikmenjur) Dindik Surabaya Ruddy Winarko, sebelumnya siswa berprestasi jarang mendapatkan peluang otomatis masuk PTN. Sementara beberapa perguruan tinggi di luar malah sibuk negeri berburu siswa berprestasi, termasuk di Indonesia. ”Sebelumnya banyak siswa dari Indonesia, termasuk Surabaya, yang diberikan kesempatan melanjutkan pendidikan di luar negeri,”kata Ruddy kemarin.
Karena kesempatan di luar negeri lebih terbuka,walhasil, asetaset terbaik bangsa malah ditempa di sana. Dan tak jarang pula setelah lulus mereka memilih bekerja di negara tempat mereka mendapat ilmu. Indonesia pun kehilangan aset terbaik. Tahun ini kemungkinan buruk itu rupanya coba dihindarkan. PTN Indonesia juga memberikan kesempatan penuh bagi siswa berprestasi melanjutkan pendidikan. ”Ketika siswa itu diberikan kesempatan, aset bangsa itu bisa terus dikembangkan. Di luar negeri siswa berprestasi selalu diberikan tempat layak, terutama mereka yang menekuni bidang keahlian,” imbuh mantan Kepala SMKN 1 Surabaya ini.
Sebelumnya, Mendiknas Muhammad Nuh memberikan garansi pada siswa berprestasi untuk masuk PTN di Indonsia. ”Kemampuan siswa itu harus terus dikembangkan,” katanya. Dengan begitu, diharapkan aset-aset terbaik bangsa bisa dipupuk dan dikembangkan, dan bisa ambil bagian dalam pembangunan Indonesia. (sumber:seputar Indonesia/aan haryono)

Artikel Lainnya
-

Merokok di Angkot, Penumpang Diturunkan
Jangan marah jika anda diturunkan dari angkot karena merokok, karena Perda rokok telah berlakuBaca» -

Penonton Membludak, Plafon dan Tiang Traffic Light Rusak
Antusias masyarakat terhadap pagelaran Symphoni untuk Bangsa yang digelar untuk menyambut hari...Baca» -

Ekonomi Indonesia 2010 Semakin Liberal
Demikian diramalkan oleh pemerhati ekonomi, Nida Saadah, melihat program 100 hari Kabinet Indon...Baca» -

Kualitas Air Kali Surabaya Buruk, Ikan Mulai Menyusut
Kajian eksplorasi Kali Surabaya mengungkapkan fakta terbaru, Kali Surabaya menunjukkan penuruna...Baca» -

Bonus Akhir Tahun, Menelepon Sepuasnya Hanya 300 Rupiah
Selama 3 bulan ini, Flexi tawarkan tarif super murah! Pukul 23.00 s.d 09.00 hanya Rp.300,- seka...Baca» -

Pembangunan Hostel RSU Soetomo Mundur
Rencananya dimulai akhir tahun ini, namun izin pembangunan hostel dari Pemprov Jatim belum turu...Baca»
