Pemerintah Siap Mempertahankan Tradisi Budaya Surabaya
Di era globalisasi dan modernisasi yang siap menggerus tradisi dan budaya warga Surabaya, pemerintah siap memberi spirit dan dukungan untuk mempertahankan.
Di era globalisasi dan modernisasi yang siap menggerus tradisi dan budaya warga Surabaya, pemerintah siap memberi spirit dan dukungan untuk mempertahankan. Namun pemerintah tak bisa ikut campur ke dalamnya.
"Sedekah bumi ini sangat luar biasa, karena perkembangannya cukup pesat dan individualisme semakin tinggi, di sini kekerabatannya masih baik," kata Wakil Walikota Surabaya Arif Afandi kepada wartawan di sela-sela acara Tegal Deso di Tubanan, Tandes, Surabaya, Minggu (22/11/2009).
Dia mengaku ritual tegal deso atau sedekah bumi, merupakan ritual berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa, agar warga se-kelurahan mendapatkan berkah dan rezeki.
"Ini yang harus kita pertahankan dan kita support. Bentuk perhatian pemerintah diantaranya kehadiran pejabat sangat berarti dan luar biasa. Artinya mereka senang ditemani, merasa diperhatikan, meskipun kita tidak membantu apa-apa. Tapi kebersamaan ini sangat luar biasa," tuturnya.
Tradisi tegal deso maupun sedekah bumi di sebagaian kelurahan di wilayah Surabaya sudah tidak digelar lagi. Namun untuk mengaktifkan tradisi ini pemerintah tidak tidak bisa ikut campur.
"Saya kira kita tidak bisa begitu, artinya yang mempertahankan kita dorong terus. Yang sudah hilang kita tidak bisa turut campur," terangnya.
Arif menegaskan, pemerintah juga tidak bisa mengambil alih tradisi tersebut. "Kalau pemerintah turut campur yang lebih besar lagi misalnya mengambil alih, maknanya menjadi hilang. Karena kegiatan ini murni dari masyarakat, yang menyelenggarakan dan dibiayai masyarakat dan untuk masyarakat. Kita tidak bisa merekayasa, kita hanya tetap memberikan dorongan dan spirit itu yang penting," tegasnya. (detikSurabaya/Rois Jajeli

Artikel Lainnya
-
Budidayakan Lumut, Kurangi Polusi Di Lingkungan Sekolah
SDIT At Taqwa Griya Babatan Mukti membudidayakan lumut untuk mengurangi tingkat polusi di lingk...Baca» -

Hari Pahlawan, Pegawai Pemkot Kenakan Baju Pejuang
Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Pegawai Pemkot memakai busana pejuang. Baca» -

Dulu Pahlawan, Kini Tukang Becak
Seseorang yang dulu berjuang demi kemerdekaan Indonesia, kini berprofesi sebagai tukang becak, ...Baca» -
Lengang di Jalan, Padat di Tempat Wisata dan Pusat Belanja
Bagaimana keadaan metropolis pada hari libur Natal? Baca» -

Superhero Hebohkan BG Junction
Komunitas Cosplay Surabaya & Malang semakin atraktif saja, Minggu (13/12) mereka berlomba di BG...Baca» -

Polisi Sita Belasan Satwa Dilindungi
Belasan satwa langka yang dilindungi pemerintah berhasil disita polisi di Pasar burung Kupang.Baca»
