Surabaya Raih Peringkat Dua Bidang Sanitasi dan Air Minum
Satu lagi prestasi kota Surabaya. Surabaya telah meraih peringkat kedua dalam bidang Sanitasi dan Air Minum.
Surabaya kembali meraih penghargaan Program Kinerja Pemerintah Daerah Pekerjaan Umum (PKPDPU) 2008 dari Departemen Pekerjaan Umum. Penghargaan tersebut untuk bidang sanitasi dan air minum, masing-masing di peringkat kedua.
Penghargaan diserahterimakan Ir RG HARI SUSANTO CES Direktur Penyehatan Lingkungan Permukiman (PLP) Departemen PU Ditjen Cipta Karya dan SETIO YUWONO Kasubdit Penyehatan dan Pengusahaan Air Minum Departemen PU kepada ARIF AFANDI Wakil Walikota Surabaya di rumah dinas, Sabtu (28/11).
Pada suarasurabaya.net, HARI menjelaskan penilaian bidang sanitasi pada Pemkot Surabaya berdasarkan penilaian non fisik dan fisik. Penilaian non fisik terkait dengan peraturan tentang sanitasi, struktur organisasi dimana operator dan regulator sudah terpisah serta memiliki masterplan yang lengkap.
Sedangkan fisik, ungkap HARI, sesuai prasarana yang dibutuhkan untuk meningkatkan layanan sanitas lingkungan. “Tim juri melihat pengolahan limbah manusia dilakukan pemerintah kota dengan menyediakan IPLT di Keputih dan prosesnya berjalan. Begitu pula dengan pengelolaan sampah di TPA Benowo, limbah cairnya sudah dikelola sehingga tidak mencemari lingkungan,”tukasnya.
Meski demikian, Surabaya masih kalah dengan Denpasar yang mampu meraih peringkat pertama PKPDPU 2008. Disusul peringkat ketiga yakni Palembang.
Untuk bidang air minum, SETIO mengungkapkan, penilaian tim juri juga berdasarkan dua hal yakni non fisik dan fisik. Tim melihat sejauh mana upaya pemerintah kota terhadap cakupan layanan air minum bagi warga kota.
“Surabaya dinilai berhasil dalam menangani tingkat kebocoran air minum serta upaya meningkatkan cakupan layanan ke pelanggan. Namun jika dibandingkan dengan Palembang yang meraih peringat pertama, Surabaya kalah jauh. Kalau cakupan layanan air minum di Palembang sudah 80% pelanggan, di Surabaya baru 72%. Tahun 2012, Palembang menargetkan cakupan layanan 100% pelanggan,”ungkap SETIO.
Khusus bidang air minum ini, tambah SETIO, hanya ada dua kota saja yang mendapat penghargaan yakni Palembang dan Surabaya.
ARIF AFANDI Wakil Walikota Surabaya menilai penghargaan yang diberikan Departemen Pekerjaan Umum bisa menjadi pendorong Pemkot Surabaya dalam berkomitmen memberikan layanan ke masyarakat. Layanan terhadap persoalan sanitasi maupun air minum akan terus ditingkatkan termasuk kualitasnya
(sumber:suara Surabaya/Noer Soetantini)

Artikel Lainnya
-
Lomba Merias Kambing Digelar SD Islam Raudlatul Jannah
Berbagai kegiatan dalam menyambut Idul Adha 1430H, SD Islam Raudlatul Jannah, justru menggelar ...Baca» -

Balai Pemuda Oh Balai Pemuda
Siapa sangka dulunya balai pemuda adalah tampat dugemnya para penjajah. Lha?! Rakyat pribuminya...Baca» -
Berangkat dari Tugu Pahlawan Dukung Climate Defender Movement
Mendukung Climate Defender Movement, sepuluh aktivis lingkungan hidup dari Surabaya melakukan...Baca» -

Nyabu Bareng dengan Purel di Depan Istri dan Anak
Entah di mana akal sehat bapak 8 anak ini, bersama purel dia pesta SS di depan mata keluarganya...Baca» -

Siswa SDN Kaliasin Tulis Surat Untuk Keluarga Bung Tomo
Sebagai bentuk ucapan terimakasih, kekaguman, serta rasa hormat atas jasa-jasa serta nilai kej...Baca» -

Maling Spesialis Mesin Fax di Plaza Marina Diringkus
Maling yang diduga biasa beraksi mencuri mesin fax di Plaza Marina, Margerejo diringkus polisi...Baca»
