Penerbangan Langsung Hyderabad - Surabaya, STPB Garap India
Kita layak bangga, Surabaya digarap jadi destinasi wisata utama di Indonesia selain Bali. Rombongan dari India tinjau Surabaya.
Surabaya kembali mendapatkan perhatian dari dunia internasional. Setelah beberapa saat lalu mendapat kunjungan dari pelaku pariwisata asal Swedia, Australia, Brunei, dan Finlandia, kini giliran rombongan familiarization trip (famtrip) dari India yang membuktikan sendiri daya tarik Surabaya sebagai daerah tujuan wisata.
Rombongan yang terdiri dari 15 agen perjalanan wisata terkemuka dari Coimbatore dan Hyderabad ini dikoordinir oleh Silk Air yang bekerja sama dengan Surabaya Tourism Promotion Board (STPB) dan Aneka Kartika Tours & Travel.
Adanya penerbangan langsung dari Coimbatore/Hyderabad – Singapura – Surabaya semakin memperkuat alasan dibalik digarapnya Surabaya sebagai destinasi wisata utama di Indonesia selain Bali. Reputasi Pulau Dewata yang sudah akrab di kalangan penikmat wisata dunia membuat para agen wisata mencari alternatif tujuan wisata baru di Indonesia. Dua hal inilah yang juga menjadi alasan dibalik datangnya rombongan ke Surabaya.
Rombongan tiba di Surabaya melalui Bandara Internasional Juanda dengan menggunakan pesawat Silk Air, setelah sebelumnya sempat transit di Singapura. Setibanya di kota Pahlawan, rombongan disambut welcome dinner di Kartini Restaurant, Surabaya Plaza Hotel (SPH).
Ketika ditanya pendapatnya tentang famtrip ini, YUSAK ANSHORI selaku Executive Director STPB mengatakan, STPB berkepentingan untuk memperkenalkan lebih jauh potensi pariwisata yang ada di Surabaya maupun Jawa Timur.
”Sehingga, sepulang dari sini, mereka dapat segera menggarap paket-paket wisata yang memasukkan kota Surabaya dan sekitarnya sebagai satu diantara destinasi wisata di Indonesia,” ujar YUSAK ANSHORI yang juga menjabat sebagai General Manager SPH, Senin (30/11).
Kunjungan kemudian dilakukan ke berbagai tempat wisata budaya seperti Monumen Kapal Selam, House of Sampoerna, dan Balai Pemuda, dimana di Balai Pemuda ini rombongan akan diajak untuk menyaksikan Reog (Lion Peacock Dance).
Setelah menghabiskan siang di jantung kota Surabaya dengan berwisata belanja di Tunjungan Plaza, rombongan diajak menjelajahi daerah Surabaya barat, menyaksikan indahnya kota modern Citra Raya yang dibangun seluas 2000 hektar, dengan tidak lupa mengajak mereka untuk melihat hiburan air terbesar di Surabaya, Ciputra Water Park.
Sementara itu dari data STPB menunjukkan jumlah wisatawan asal India pada tahun 2007 sejumlah 2.388 orang, tahun 2008 meningkat menjadi 3.099 orang, dan pada bulan Januari samai September 2009 ini sudah mencapai 2.288 orang.
”Ini pasar yang cukup bagus digarap. Karena dengan adanya penerbanganlangsung akan memberikan peluang lebih besar untuk mengunjungi Kota Surabaya dan lokasi-lokasi pariwisata di Jawa Timur. Ini sangat potensial,” pungkas YUSAK ANSHORI saat ditemui suarasurabaya.net, dikantornya Senin (30/11).
(Sumber:suarasurabaya.net/J. Totok Sumarno)

Artikel Lainnya
-

Waspada, Gelombang di Laut Jawa Mencapai 3,5 Meter
Hati-hati jika melakukan perjalanan lewat laut, musim angin barat sebabkan ombak besar, Sabtu l...Baca» -

Edan! Tiket Film Kiamat Semua Jam Ludes
Heboh isu kiamat 2012, heboh pula filmnya. Rata-rata tiket film 2012 di semua gedung bioskop Su...Baca» -

Kemenangan Penting Persebaya
Persebaya Surabaya sukses memukul Persiwa Wamena 5-4 meski sempat tertinggal 0-2 lebih dahulu.Baca» -
Suramadu Zero Accident, Surabaya-Gempol Meningkat
Meski jumlah kendaraan meningkat selama H-7 sampai H+7 lebaran di tol Jembatan Suramadu, namun...Baca» -

Pengamat: Dua Cawali Surabaya Tandingi Arif Afandi
Arif Afandi disebut-sebut sebagai calon kuat wali kota Surabaya, siapakah dua orang cawali lain...Baca» -

Lebih Berani di Idola Cilik 3
46 anak terpilih dari 2.968 peserta audisi Idola cilik masuk ke babak audisi yang lebih ketat....Baca»
