Kabar Lokal - Rab, 02/12/09 09:49 WIB

Gorong-gorong Sering Jadi Korban, Warga Tutup Jalan Tenggilis

Sejak dini hari tadi, Jalan Raya Tenggilis ditutup oleh warga yang protes akibat pembangunan gorong-gorong yang membahayakan.

Pembangunan gorong-gorong di depan Apartemen Metropolis sering memakan korban kecelakaan. Seringnya kecelakaan ini membuat warga sekitar resah.

Keresahan ini membuahkan protes dengan menutup Jalan Raya Tenggilis sekitar pukul 00.30 WIB dini hari tadi. Penutupan ini karena seorang pengendara sepeda motor terjatuh saat melintasi gorong-gorong itu.

"Banyak warga yang resah dengan pembangunan gorong-gorong ini karena sering memakan korban kecelakaan," kata Satpam Apartemen Metropolis, Harno kepada detiksurabaya.com, Rabu (2/12/2009).

Harno mengungkapkan pembangunan gorong-gorong ini sudah ditinggal oleh pekerjanya sejak 5 hari lalu. Pekerja meninggalkan proyek Pemkot Surabaya ini tanpa merapikannya.

Berdasarkan pengamatan detiksurabaya.com, gorong-gorong yang melintang di Jalan Raya Tenggilis memang kondisinya berantakan. Ketinggian gorong-gorong sekitar 75 cm dan berlubang.

Belum lagi ditambah dengan pasir dan kerikil bekas yang membuat jalanan makin licin. Pengendara kendaraan bermotor sering terjatuh. Tak hanya motor yang sering jadi korban tapi juga mobil. Kendaraan roda empat itu sering nyangkut di tengah gorong-gorong. (stv/fat)

(Sumber: detikSurabaya/Steven Lenakoly)

 
Komentar Anda
ADVERTISEMENT
Koskosanku.com

Artikel Lainnya