Brrr! Lawang & Singosari Hujan Es
Butiran-butiran es sebesar kelereng menyertai hujan deras yang turun di Lawang & Singosari Kamis sore lalu.
Hujan deras disertai butiran es melanda kawasan Lawang dan Singosari, Kamis (03/12) sore. Akibat peristiwa itu, beberapa ruas jalan raya Lawang-Singosari harus berjalan merayap.
Selain guyuran hujan yang sangat deras, butiran-butiran es sebesar kelereng ini, terlihat jelas diantara sela-sela air yang turun.
Beberapa pengendara motor dan mobil terpaksa memilih berjalan perlahan. Selain jarak pandang yang terbatas akibat curah hujan yang tinggi, para pengendara mobil pun banyak yang menyalakan lampu bahaya untuk menghindari tabrakan sesama pengguna jalan.
Fenomena hujan es disertai kabut dan tingginya curah air hujan, menurut Staf Ahli Iklim BMG Jakarta, Antoyo Setyadi Pratikto, akibat tumpukan Awan Culumunimbus. "Hujan es yang turun akibat Pemanasan yang besar di atmosfer. Selain itu, suhu yang sangat dingin terjadi di bawah permukaan bumi," ungkapnya.
Antoyo menambahkan, akibat pertemuan suhu yang berbeda itulah, membuat kandungan air menjadi Kristal. Sehingga, hujan deras yang turun pun akan disertai dengan butiran-butiran es berbagai ukuran.
"Akibat pengkristalan air tersebut, awan menjadi super dingin. Akibatnya, hujan yang turun pun akan disertai dengan suhu yang super dingin dengan karakteristik putih kekabut-kabutan," terang Antoyo.
Meski tidak berpotensi puting-beliung, guyuran hujan deras akibat awan Culumunimbus ini, membuat genangan air di sepanjang Jl Raya Lawang-Singosari, Malang, meninggi. Beberapa kendaraan pun terpaksa berjalan perlahan, karena jarak pandang tak sampai 10 meter.
"Yang pasti, masyarakat harus berhati-hati jika melewati daerah yang dilanda hujan deras akibat awan CB ini. Selain curah hujannya tinggi, angin yang bertiup juga kencang. Ada baiknya, menghindari daerah yang dilanda awan CB atau menjauh agar tidak terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan," papar Antoyo.
Antoyo menambahkan tingginya curah hujan akibat awan CB ini juga menandakan musim pancaroba sudah datang. Selain itu, datangnya hujan deras disertai es akibat kumpulan awan Columnunimbus di daerah tersebut menandakan musim hujan di wilayah Malang sudah tiba. [beritajatim.com/bar] (Sumber/Foto: inilah.com)

Artikel Lainnya
-

Suramadu International Run Siap Digelar
Jelang akhir tahun ini, wisata olah raga di Surabaya dipastikan bangkit berkat Suramadu Intern...Baca» -

Lontong Balap, Kuliner Mak Nyus Surabaya
Salah satu kuliner khas Surabaya adalah Lontong Balap. Sederhana memang masakannya, tapi ada ce...Baca» -

BMKG: Gempa Belum Bisa Diprediksi Waktu dan Tanggalnya
Alam memang tak bersahabat, kondisinya serba tidak menentu, termasuk soal gempa. BMKG yang suda...Baca» -
Night To Remember Optimis Menembus Industri Musik
Jalan kian terbuka untuk Night To Remember mewujudkan mimpinya sebagai kelompok band yang bisa ...Baca» -
Lomba Merias Kambing Digelar SD Islam Raudlatul Jannah
Berbagai kegiatan dalam menyambut Idul Adha 1430H, SD Islam Raudlatul Jannah, justru menggelar ...Baca» -

Trauma Kemoterapi, Beralih ke Obat Tradisional
Setyo, bocah penderita leukimia, adalah salah satu pasien yang beralih ke pengobatan tradisiona...Baca»
