Kabar Terkait
Pelaksanaan FFI 2009 Menuai Kecaman
FFI 2009 di kota Batu dinilai tidak sesuai dengan anggaran sebesar Rp. 2 miliar yang sudah dikeluarkan.
Pelaksanaan Festival Film Indonesia (FFI) 2009 di Kota Batu yang digelar pada Sabtu-Minggu (5-6/12) menuai kecaman. Sebab, event nasional ini dinilai tidak banyak memberikan keuntungan terhadap masyarakat Batu baik dari sisi kunjungan wisatawan, atau untuk industri perhotelan.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu, Heru Soeprapto menilai bahwa perhelatan FFI itu hanya menguntungkan beberapa kelompok saja.
“Even FFI yang digelar 5-6 Desember lalu itu tidak mampu mengundang wisatawan dari luar Batu untuk datang. Malah acara itu, hanya menguntungkan beberapa hotel saja,” ujar Heru, Senin (7/12).
Di Kota Batu terdapat 67 hotel dan restoran yang tujuh di antaranya adalah hotel berbintang, 50 hotel kelas melati, dan sepuluh restoran. Namun hanya segelintir hotel saja yang merasakan imbas secara langsung kegiatan FFI ini. Sebab hanya empat hotel besar saja yang digunakan menginap rombongan peserta FFI. Di antaranya Klub Bunga, Agrokusuma Hotel, dan Royal Orchid Garden Hotel.
Dia sendiri melihat kebanyakan masyarakat yang datang menyaksikan rangkaian kegiatan FFI adalah warga Batu dan sebagian dari Kota/Kab. Malang. Sementara wisatawan dari luar kota seperti Surabaya relatif minim. Untuk promosi kegiatan juga sangat minim. Meski Batu menjadi tuan rumah pelaksanaan FFI 2009, namun promosi yang ada terkait kegiatan tersebut, tak ada sehingga kegiatan nyaris tak ada gaungnya.
Hal senada disampaikan oleh anggota DPRD Kota Batu dari Fraksi PDI-P, Punjul Santoso. Menurutnya, acara FFI yang digelar dua hari itu tidak sebanding dengan anggaran yang dikeluarkan sebesar Rp 2 miliar dari APBD Kota Batu.
“Saya kira acara itu seperti apa, ternyata hanya promosi salah satu tempat wisata saja. Bahkan setahu saya, para peserta festival bunga yang melibatkan pelajar se-Kota Batu itu murni dari anggaran sekolah mereka sendiri, tidak ada bantuan dari Pemkot,” kata Punjul.
(Sumber: Surabaya Post/Zainul Arifin)

Artikel Lainnya
-

Pelukis yang Eksis di Jerman
Berkat karya-karyanya, Chori, adalah pelukis kelahiran Surabaya kini telah menjadi seniman Pop ...Baca» -

Diskon Besar di Surabaya Computer Expo
Dapatkan flashdisk seharga 5rb rupiah, dengan berkunjung ke Surabaya Computer Expo 2009, serta ...Baca» -

Selain di Surabaya, Sejumlah Unjuk Rasa Akan Terjadi di Jakarta
Hari ini Jakarta makin macet, beberapa arus lalu lintas dialihkan untuk mengantisipasi demo bes...Baca» -

1000 wanita Berjilbab Pecahkan Rekor Muri
1.000 busana muslim yang dikenakan para peserta Superfass kabarnya memecahkan rekor MURIBaca» -

7000 Umat Kristiani Mensukseskan Surabaya Sejahtera
Dalam rangka menyambut Natal, umat Kristen dari berbagai gereja di Surabaya melakukan bersih-be...Baca» -

Awas! Marak Tehnik Baru Curi Motor
Penting bagi Anda pemilik sepeda motor untuk tahu teknik terbaru curanmor ini.Baca»
