Kabar Terkait
Banyak Proyek di Surabaya Molor
Tahun 2009 tinggal 20 hari, namun banyak proyek Pemkot yang masih molor. Surabaya Sport Center hanya salah satunya.
DPRD Surabaya me-warning Pemkot terkait masih banyaknya program pembangunan pada tahun anggaran 2009 yang belum terselesaikan sesuai perencanaan. Ini mengingat tahun anggaran 2009 yang tinggal 20 hari lagi.
Program pembangunan proyek fisik yang dikerjakan pada 2009 dan terancam belum terselesaikan di antaranya pembangunan box culvert Semolowaru, box culvert Banyu Urip, pembangunan lapangan Thor di belakang Gelora Pantjasila, Rumah Sakit Surabaya Barat, frontage road Jl. A Yani, pedestrian di Jl Raya Darmo, dan proyek di sekolah-sekolah.
Sedangkan proyek besar yang tidak selesai pada akhir 2009, tapi pembangunannya diteruskan pada tahun anggaran 2010 adalah Surabaya Sport Centre (SSC) di Benowo. Dalam perkara ini, pihak Adi Karya selaku kontraktornya menggugat pemkot di PTUN dan pemkot kalah. “Pembangunan fisik milik pemkot harus berakhir pada akhir tahun 2009.
Penyelesaian akhir atau finishing proyeknya harus selesai tanpa masalah. Jangan sampai, waktu penyelesaiannya terlambat, sehingga negara dan warga dirugikan,” kata anggota Komisi C DPRD Surabaya, Reni Astuti, Kamis (10/12).
Menurutnya, belajar dari kasus pembangunan Surabaya Sport Centre (SSC) di Benowo yang memunculkan masalah atas keterlambatan proyeknya dan pemkot kalah di pengadilan tata usaha negara (PTUN), maka semua pembangunan proyek fisik Surabaya harus tidak menyisakan masalah baru.
Reni mencontohkan, proyek box culvert yang ada di Jl Semolowaru sesuai dokumen adendum II pembangunan, masuk tipe C. Batas akhir penyelesaiannya pada 23 Desember 2009. “Pada 9 Desember nanti box culvert di sana plus proyek pengaspalan jalannya harus tuntas. Karenanya kami minta pembangunan box culvert berakhir tanpa masalah,” kata politisi asal Partai Keadilan Sejehtara (PKS).
Apalagi, lanjutnya, saat ini sudah memasuki musim hujan. Jika hujan tiba dan memunculkan genangan air, maka proyek itu akan jadi ancaman tersendiri bagi pengguna jalan di Semolowaru.
Dokumen proyek juga menyatakan, pekerjaan jalan, pekerjaan trotoar, dan pengadaan pohon juga menjadi satu paket dengan pemasangan box culvert di sana. “Jadi mestinya semua harus tuntas dengan baik. Warga sudah setengah tahun lebih mengalami dampak pembangunan ini, jangan sampai setelah proyek selesai, masih ada yang belum kelar” kata bendahara FPKS ini.
Proyek yang terancam tak selesai pada 2009
Nama Lokasi Persentase pembangunan
1. Box culvert Semolowaru 80%
2. Box culvert Banyu Urip 90%
3. Lapangan Thor Gelora Pantjasila 40%
4. Rumah Sakit Surabaya Barat 94%
5. Frontage road Jl. A Yani 40%
6. Pedestrian Jl. Raya Darmo 85%
7. Rehab sekolah. Puluhan sekolah 6%
(Sumber: vivanews/Surabaya Post/Purnomo Siswanto) (Foto: Surabaya Post/Mamuk Ismuntoro)

Artikel Lainnya
-

KPU Belum Tentukan Jadwal Pelaksanaan Pilwali
Waktu pelaksanaan Pemilihan Walikota (Pilwali) Kota Surabaya pada tahun 2010 masih belum ditent...Baca» -

Magnetisasi Parade Juang Surabaya
Parade Juang Surabaya menjadi magnet bagi warga Surabaya, sejumlah masyarakat tumpah ruah menya...Baca» -

Selamat Tinggal Bahasa Indonesia
Hemmmm... ternyata siswa-siswa RSBI tertinggal dalam mata pelajaran bahasa indonesia, hal ini b...Baca» -
Keliling Surabaya Cari Batik Demi Upacara Sumpah Pemuda
Demi mengikuti upacara Sumpah Pemuda, Warga Australia rela keliling Surabaya untuk mencari baj...Baca» -

Gedung SDN Margorejo I Mulai Dibongkar
Pembangunan frontage road Jalan Ahmad Yani Surabaya mulai dilakukan, SDN Margorejo I terpaksa d...Baca» -

Deadline Habis, Masih Banyak Warga Stren Jagir Belum Pindah
Revitalisasi kawasan stren Jagir belum juga di jalankan. Hingga deadline habis, terlihat masih ...Baca»
