Jelang Natal, Tiket KA Terjual 90 Persen
Yang ingin mudik dengan kereta api liburan akhir tahun ini, lebih baik cepat-cepat memesan tiket sebelum kehabisan.
Tiket kereta api (KA) menjelang libur tahun baru Islam dan Hari Natal, sudah banjir pemesan. Data di PT KA Daops VIII Surabaya, hingga Minggu (13/12) kemarin, jumlah tiket kereta kelas bisnis dan eksekutif sudah mencapai 90 persen.
Tiket yang laris terjual merata semua jurusan, mulai jurusan Surabaya - Jakarta, Surabaya - Bandung, Surabaya - Jogjakarta, sampai jurusan Surabaya - Semarang. Tiket KA Turangga jurusan Surabaya - Bandung sudah terjual 90 persen. Demikian juga dengan KA Sancaka jurusan Surabaya - Jogjakarta. Kedua kereta ini berangkat dari Stasiun Gubeng.
Sementara kereta yang berangkat dari Stasiun Pasar Turi, seperti KA Agro Anggrek dan KA Sembrani jurusan Surabaya - Jakarta serta KA Rajawali jurusan Surabaya - Semarang tiketnya sudah terjual 80 persen.
Manajer Humas PT KA Daops VIII Surabaya Nur Amin mengatakan, tiket yang terjual antara 80 sampai 90 persen tersebut untuk jadwal keberangkatan tanggal 18 sampai 25 Desember nanti. Untuk tiket tanggal 18, 19, dan 20 Desember, rata-rata sudah full booking semua.
Demikian juga dengan tiket untuk tanggal 25, 26, dan 27 Desember. “Itu terjadi karena ada libur dua kali yang bersamaan dengan libur akhir pekan. Yakni libur tanggal 18 memperingati tahun baru Islam dan libur tanggal 25 memperingati Hari Raya Natal,” ujarnya kepada Surya, Minggu (13/12).
Pihaknya, kata Nur Amin, tak dapat memastikan kapan tiket KA terjual habis semua. Namun melihat tingginya animo masyarakat, bisa saja dalam dua atau tiga hari kedepan sudah ludes terjual. “Yang jelas penjualan bergerak terus. Hari ini bisa 80 persen, tapi besok bisa 90 sampai 100 persen,” jelasnya.
Meski jumlah penumpang lebih banyak dibanding hari-hari biasa, PT KA Daops VIII masih menilai wajar. Untuk skenario juga tidak seperti ketika menghadapi angkutan mudik Lebaran bulan September lalu. “Kalau angkutan Lebaran kita pakai empat skenario, menghadapi libur Natal dan tahun baru cukup dengan dua skenario,” imbuh mantan staf ahli Direktur PT KA ini.
Dua skenario tersebut yakni memenuhi stanformasi KA reguler sesuai dengan grafik perjalanan kereta dan memenuhi stanformasi KA reguler sesuai dengan daya tarik loko. Ini berarti, jika nanti pada H keberangkatan, jumlah penumpang benar-benar membludak, loko KA bisnis dan eksekutif yang biasanya hanya menarik enam gerbong, nantinya dapat ditambah menjadi 8, 10, sampai 12 gerbong. “Tergantung volume penumpangnya berapa,” tukas Nur Amin.
Subakir, Pengawas KA Daops VIII untuk wilayah Mojokerto sampai Bangil menambahkan, selama libur Natal dan Tahun Baru puncak kepadatan penumpang dipastikan tidak seperti pada ketika Lebaran kemarin. Meski demikian, beberapa skenario tetap dilakukan untuk mengantisipasi tidak terangkutnya penumpang. “Untuk semua penumpang, baik kelas ekonomi maupun non ekonomi,” terangnya.
Untuk kondisi rel KA sendiri bagaimana? Untuk sejumlah daerah di Jatim, saat ini, meski musim hujan mulai tiba, kondisinya masih dikategorikan aman dari tanah longsor dan banjir. “Untuk jalur KA yang lewat Porong (Lumpur Lapindo) juga sudah diperbaiki, guna menjaga agar tubuh bantalan rel tak bergeser,” kata Subakir. uji
(Sumber: surya.co.id)

Artikel Lainnya
-

Polisi Kejar Penyebar Isu Jatim Gempa
SMS isu-isu gempa baru-baru ini memang meresahkan masyarakat. Polisi pun berusaha mencari asal-...Baca» -

Pengaruh Miras, Pengajar EF Tewas Tabrak Tiang Listrik
Warga negara asing yang mengajar EF Jalan Kayun, tewas karena mabuk saat berkendara sepeda moto...Baca» -
MUI Jatim Usulkan Film 2012 Ditarik dari Peredaran
Belum seminggu berjalan film 2012 rilis, MUI malah mengusulkan menarik film ini dari peredaran,...Baca» -

Siswa Bisa Dapat Tiga Ijazah
Geliat RSBI terus berkembang di Indonesia. Bahkan, tiap lulusan RSBI kini bisa menerima tiga ij...Baca» -

Tanpa Ilmu Kekebalan, 3.000 Banser Amankan Natal
Meskipun berbeda agama, namun Ansor tetap ingin membantu amankan Natal. Baca» -

Mengkaji Ikan Paus di Kenpark
Menarik sekali kegiatan TK Primagama ini dalam mendidik murid-muridnya menyelidiki alam.Baca»
