Tolak Kedatangan Presiden, Foto SBY-Boediono Diinjak-injak
Dianggap menjadi pelindung orang-orang yang telah merampok uang rakyat, kedatangan SBY di Surabaya diprotes.
Puluhan massa tergabung dalam Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) dan Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) menggelar aksi di Jalan Gubernur Suryo depan Gedung Negara Grahadi.
Dalam aksinya, massa menolak kedatangan Presiden SBY ke Kota Surabaya, yang rencananya akan melantik Taruna-Taruni Akabri dan Akpol di Mako Armatim Tanjung Perak Surabaya, Rabu (23/12/2009). Bahkan mereka menginjak-injak dan meludahi foto presiden dan wakil presiden, SBY-Boediono.
Massa menilai, Surabaya Kota Pahlawan dan para pahlawan rela mengorbankan darahnya untuk mempertahankan kesucian dan kemerdekaan Ibu Pertiwi. Menurutnya, SBY tidak pantas menginjakkan kaki di Surabaya, karena sebagai pelindung koruptor dan tidak serius memberantas kasus korupsi di Indonesia seperti kasus Bank Century.
"Kami tidak ridho jika SBY yang menjadi pelindung orang-orang yang telah merampok uang rakyat menginjakkan kakinya di Kota Pahlawan ini," ujar Korlap aksi, Ulul Albab saat berorasi di Jalan Gubernur Suryo, Selasa (22/12/2009).
Dia mengaku korupsi di Indonesia masih marak. Namun, selama pemerintahan SBY jilid I dinilai tidak berhasil.
"Pemerintahan SBY periode sebelumnya telah gagal memberantas korupsi dan mafia hukum. Karena itu, dalam program 100 hari pemerintahan SBY jilid II ini, tanpa dalih apapun harus diberantas," tegasnya.
Dalam aksi tersebut, massa membentangkan berbagai poster bertuliskan diantaranya: "Gantung para koruptor", "System SBY pembodohan rakyat kelas bawah", "Sri Mulyani ibu dari koruptor", "Kota pahlawan menolak kedatangan pelindung koruptor" dan berbagai poter lainnya.
Sebelum bubar, massa menginjak-injak serta meludahi foto presiden dan wakil presiden SBY-Boediono yang diplester lakban warna hitam. Meski massa melakukan aksi itu, puluhan polisi yang menjaga hanya melihat ulah mereka dan sebagian mengatur arus lalu lintas Jalan Gubernur Suryo. (roi/fat)
(Sumber & Foto: detikSurabaya /Rois Jajeli)

Artikel Lainnya
-

Konser Ridho Rhoma Disoal MUI
Karena ada dugaan kebohongan, MUI minta tinjau ulang ijin Pesta Dangdut Ridho Rhoma di Pamekasa...Baca» -

Gedung SDN Margorejo I Mulai Dibongkar
Pembangunan frontage road Jalan Ahmad Yani Surabaya mulai dilakukan, SDN Margorejo I terpaksa d...Baca» -

Hari Pahlawan, Pegawai Pemkot Kenakan Baju Pejuang
Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Pegawai Pemkot memakai busana pejuang. Baca» -
Berantas Markus, Tak Cukup Hanya Pasang Poster dan Spanduk Anti Markus
Sebagai semangat menumpas perilaku tidak etis di lembaga hukum, poster anti makelar kasus pun d...Baca» -

Berbagi Kasih Natal dengan Kaum Papa
Masyarakat miskin nikmati lezatnya ayam goreng yang dibagikan oleh Yayasan Pondok Kasih di 27 t...Baca» -

Asyiknya Belajar Batik
Belajar membatik kilat di Pameran Batik Khas Jatim 2009 di Gramedia Expo.Baca»
