Kabar Lokal - Kam, 01/10/09 12:02 WIB

Ehem... Batik Jawa Timur Lebih Gaya

Koskosanku.com - Ehem... Batik Jawa Timur Lebih Gaya

Tanggal 2 Oktober besok, batik ditetapkan sebagai warisan budaya dunia dari Indonesia. Peristiwa ini disambut antusias oleh warga Indonesia dengan memakai batik pada esok hari. Namun masih ada seba...

Tanggal 2 Oktober besok, batik ditetapkan sebagai warisan budaya dunia dari Indonesia. Peristiwa ini disambut antusias oleh warga Indonesia dengan memakai batik pada esok hari. Namun masih ada sebagian orang yang menganggap batik itu kuno, tidak modis. Benarkah begitu?

Eddy Yakob, wartawan sekaligus pemerhati batik mengungkapkan batik terdiri dari dua jenis. Pertama batik pedalaman, yaitu batik daerah Solo, Semarang dan daerah Mataraman lain. Sedangkan jenis lain, batik pesisir berasal seperti Madura, Surabaya, Sidoarjo dan daerah lain. Sebagian besar berasal dari Jawa Timur.

Batik pedalaman terlihat formal dengan motif yang coraknya teratur seperti garis-garis atau kotak-kotak. Inilah, menurut Eddy yang membuat terlihat formal. Berbeda dengan batik pesisir motifnya lebih abstrak dengan warna cerah. Batik pesisir terkesan gaya dan tidak kuno.

"Saya sering menggunakan batik pesisir," lanjut Eddy kepada Ayu Maharani dan Ainur Rohim di Surabaya First Channel kerjasama www.beritajatim.com dengan Radio Trijaya FM, Kamis (1/10/2009).

Untuk Surabaya sendiri, termasuk batik pesisir. Meski omset per bulan hanya 30-50 potong, karena berupa batik tulis, Surabaya mempunyai ragam karya khas yang cukup banyak. Corkanya seperti semanggi, Sura dan Boyo, batik mangrove dan motif lain yang menonjolkan ciri khas Surabaya. "Batik Surabaya menonjolkan corak warna yang cerah," ujar Leo Arif Budiman, praktisi Komunitas Batik Surabaya.

(sumber:beritajatim.com/sundari)(foto:verongallery)

 
Komentar Anda
ADVERTISEMENT
Koskosanku.com

Artikel Lainnya