Kabar Lokal - Rab, 06/01/10 10:39 WIB

Para Bacawali Perang Pencitraan di Internet

Koskosanku.com - Para Bacawali Perang Pencitraan di Internet

Lewat blog, website, Facebook dsb. para bakal calon walikota Surabaya berlomba-lomba membangun image di internet.

Meski SK penunjukkan dari DPP belum dikantongi, para bakal calon walikota (Bacawali) yang akan maju di pemilihan Walikota (Pilwali) Surabaya 2010 semakin gencar melakukan ’perang’ pencitraan. Uniknya, mereka melakukan melalui media internet.

Nuansa persaingan terlihat jelas dan mencolok. Masing-masing kubu saling memainkan opini dan pemberitaan kegiatannya melalui situs resminya. Perang pencitraan di jalur maya ini dilakukan SALEH ISMAIL MUKADAR Ketua PDIP Surabaya, ARIF AFANDI politisi Partai Demokrat dan ADIES KADIR Ketua DPD Partai Golkar Surabaya.

Bahkan diantaranya saling berlomba membangun websitenya menjadi yang terbaik denganbreaking news-nya. Alamat situs para kandidat sebagian besar menggunakan nama mereka, kecuali ARIF AFANDI yang memilih domain walikotaku.com. "Kita tidak memungkiri jika pengguna internet di Surabaya cukup signifikan, dan itu tak boleh diabaikan,"kata TAUFIK RAHMAN Direktur AA Sindikasi, Selasa (05/01).

Tim pemenangan ARIF AFANDI itu menyatakan bahwa situs yang dibangunnya sengaja didesain sederhana namun tanpa meninggalkan unsur interaktifnya. "Warga bisa mengadukan persoalan di kampung atau memberikan dukungan di rubrik yang telah disediakan," tambah TAUFIK.

ADIES KADIR juga tidak mau kalah. Pria asal Makassar ini yakin bahwa publik yang mengakses informasi yang ditayangkan di situsnya cukup besar. "Kita berusaha mengkomunikasikan kegiatan dengan cepat,"ujarnya.

Untuk mempublikasikan kegiatannya di jalur maya itu, pihaknya telah membentuk tim media yang cukup handal. "Dan yang pasti kita tidak diam, alamat situs kita selalu kita publikasikan ke mana-mana," tambahnya.

Dibanding ARIF dan ADIES, SALEH ISMAIL MUKADAR telah lebih awal meluncurkan situsnya meski berbasis blog itu. Nuansa warna merah lebih kental karena dia kader PDIP.

Selain bertarung opini melalui situsnya, masing-masing Bacawali telah bergerilya dan membangun pencitraan melalui situs jejaring sosial facebook maupun mikrobloging twitter. (tin)

(Sumber: Noer Soetantini/suarasurabaya.net)

 
Komentar Anda
ADVERTISEMENT
Koskosanku.com

Artikel Lainnya