Suramadu Zero Accident, Surabaya-Gempol Meningkat
Meski jumlah kendaraan meningkat selama H-7 sampai H+7 lebaran di tol Jembatan Suramadu, namun ternyata tidak diikuti dengan kecelakaan. Bahkan, di jalur tol yang dikelola PT. Jasa Marga Surabaya y...
Meski jumlah kendaraan meningkat selama H-7 sampai H+7 lebaran di tol Jembatan Suramadu, namun ternyata tidak diikuti dengan kecelakaan. Bahkan, di jalur tol yang dikelola PT. Jasa Marga Surabaya yakni mulai gerbang Surabaya hingga Madura terdapat zero accident.
?Yang menarik, selama H-7 sampai H+7 lebaran, di Suramadu zero accident. Ini yang di ruas yang dikelola Jasa Marga, dari gerbang Surabaya hingga Madura. Kecelakaan memang ada di sisi Bangkalannya, tapi itu bukan wilayah kita,? kata Ir. AGUS PURNOMO Kepala Cabang PT. Jasa Marga Surabaya pada suarasurabaya.net, Rabu (30/09).
Diakui AGUS, meski angka kecelakaan nihil, namun pihaknya masih menemukan kasus kendaraan mogok baik roda 2 maupun roda 4. Untuk mengatasi hal ini, pihak Jasa Marga dan Patroli Jalan Raya (PJR) tol siap membantu menderek kendaraan sampai pintu gerbang terdekat.
Sementara itu, angka kecelakaan di tol Surabaya-Gempol meningkat selama kurun waktu H-7 hingga H+7 lebaran. Penyebab terbesar adalah human error dan kurang siapnya kendaraan.
Ban pecah, as putus, roda lepas, rapatnya jarak kendaraan hingga sopir mengantuk menjadi penyebab kecelakaan di jalan tol Surabaya-Gempol. Bahkan, 2 kejadian kecelakaan membuat 3 nyawa melayang. Satu karena ban pecah, dan satu karena tersambar truk yang dikendarai sopir yang mengantuk.
Menurut AGUS, dibandingkan tahun lalu, angka korban jiwa yang terlibat dalam kecelakaan di Surabaya-Gempol tahun ini mengalami peningkatan dari 18 kali kejadian kecelakaan. Sedangkan tahun lalu, korban jiwa nihil.
Cukup banyaknya kecelakaan di tol Surabaya-Gempol, kata AGUS menunjukkan adanya pengendara yang belum bisa berlalu lintas dengan baik. Ia menghimbau agar para pengendara pengguna jalan tol selalu memeriksa kesiapan kendaraan sebelum memasuki gerbang tol.
(sumber:suarasurabaya/penulis: Agita Sukma Listyanti)

Artikel Lainnya
-

Warga Surabaya Tumplek Blek di Karnaval Bebas Nyeri Kanker
Karnaval 'Surabaya 2010 Bebas Nyeri Kanker' di Surabaya benar-benar meriah. Sekitar 7 ribu warg...Baca» -

Tunggu Koordinasi, Stren Jagir Belum Dibongkar
Menanggapi kapan bakal dilaksanakannya pembongkaran kembali stren Jagir, dalam rangka penataan...Baca» -

17 November, Balai Kota Surabaya Diguncang Gempa
Pasca peristiwa gempa bumi berkekuatan 6,7 skala ricter yang melanda Kota Padang, Sumatra barat...Baca» -

Aplikasi Smart Traffic Light Mampu Urai Kemacetan
Pernah merasa kesal karena lampu merah menyala terlalu lama? Mahasiswa Petra hasilkan traffic l...Baca» -

Buruh Tuntut UMK Naik 50 Persen
Massa dari FNPBI, PPRM dan SPI, menuntut UMK 2010 naik 50 persen dibanding UMK sebelumnya. Baca» -

Berbagi Kasih Natal dengan Kaum Papa
Masyarakat miskin nikmati lezatnya ayam goreng yang dibagikan oleh Yayasan Pondok Kasih di 27 t...Baca»
