Kabar Terkait
HIPMI Imbau Anggota Memakai Batik
Untuk mendukung dan merayakan pengakuan dunia atas warisan budaya nasional, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menghimbau anggotanya untuk memakai batik esok hari.
Untuk mendukung dan merayakan pengakuan dunia atas warisan budaya nasional, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menghimbau anggotanya untuk memakai batik pada Jumat (02/10) mendatang.
"Kami harus mendukung imbauan Bapak Presiden agar memakai batik pada Jumat besok," ujar Ketua Umum HIPMI Erwin Aksa di Jakarta pada Antara, Rabu (30/09).
ERWIN mengatakan, HIPMI sejak awal telah menginstruksikan anggotanya untuk membiasakan diri memakai batik diberbagai acara resmi dan tidak resmi. "Ini sudah menjadi budaya HIPMI,"tambah ERWIN.
Dia berharap semua lapisan masyarakat ikut memelihara warisan nasional (national heritage) agar bangsa ini tidak kehilangan identitas budaya di tengah gempuran gaya hidup dan kebudayaan populer (popular culture).
Sementara itu, M RIDWAN Sekretaris Jenderal HIPMI berharap pemerintah mulai mengkapitalisasi kebudayaan nasional, agar warisan nasional ini nantinya dapat menjadi aset produktif.
"Negara-negara maju seperti Amerika mampu mengemas budaya populer mereka secara komersil, itu sebabnya warisan itu berubah menjadi aset produktif dan bisa mendunia, batik juga harus begitu,"kata RIDWAN.
Dia mengatakan, bila warisan budaya nasional dapat dikapitalisasi maka ke depan akan dapat menjadi penopang perekonomian nasional. "Warisan budaya bisa mendatangkan 'income' (pendapatan) bagi negara dan perekonomian rakyat,"tambahnya.
RIDWAN menguraikan, maraknya klaim negara tetangga atas budaya Indonesia sebab negara itu melihat adanya nilai ekonomi yang besar yg tersimpan dalam budaya nasional. Untuk itu, lanjutnya, ke depan industri berbasis budaya nasional seperti pariwisata dan pendidikan harus mendapat perhatian serius.
Sebelumnya Presiden SUSILO BAMBANG YUDHOYONO mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk berpesta batik berkaitan dengan akan diumumkannya batik sebagai warisan budaya dunia asal Indonesia oleh badan Perserikatan Bangsa-Bangsa urusan Budaya (UNESCO) pada 2 Oktober 2009
(sumber:suarasurabaya/penulis:Noer Soetantini)(foto:batik-clothing)

Artikel Lainnya
-

Penerbangan Langsung Hyderabad - Surabaya, STPB Garap India
Kita layak bangga, Surabaya digarap jadi destinasi wisata utama di Indonesia selain Bali. Rombo...Baca» -

Siswa Berprestasi Dijamin ke PTN
Aset-aset terbaik bangsa mulai dimanjakan.Siswa berprestasi,di bidang apa pun, dijamin otomati...Baca» -

Pameran Fotografi Perempuan Korban AIDS
Ternyata ada cerita tersendiri di balik pameran foto hasil karya para perempuan pengidap AIDS d...Baca» -

Hi-Tech Mall Menggelar Workshop Web Developer
Workshop gratis digelar mulai 24 Desember, meliputi kelas web design dan web programming.Baca» -
Belajar Sekaligus Mengenal Permainan Tradisional
Dakon atau Congklak, adalah permainan tradisional yang dulu selalu dimainkan oleh anak-anak, k...Baca» -

LBH: Surabaya Kota Terkorup di Jatim
Peringkat pertama kota terkorup se-Jatim ternyata dipegang oleh Surabaya tercinta.Baca»
