Khas Surabaya - Jum, 21/08/09 10:38 WIB

Kisah Di Balik Lontong Kupang

Koskosanku.com - Kisah Di Balik Lontong Kupang

Ada cerita Unik dibalik Lontong Kupang, setiap kali makan Lontong Kupang, wajib didampingi dengan Es Kelapa Muda, Mengapa?

Kalau Anda berkunjung ke Kota Pahlawan, memang banyak sekali sajian makanan khas yang bisa Anda nikmati, mulai dari Rujak Cingur, Tahu Tek, Lontong Balap, Semanggi Suroboyo, dan lain-lain. Tapi, sudahkah Anda mencoba Lontong Kupang? Makanan ini terkenal khususnya di daerah Surabaya dan Sidoarjo. Bahan utama yang digunakan adalah Kupang yaitu hewan laut semacam kerang, bentuknya kecil sekitar 3-5 milimeter.

Bagi sebagian orang yang alergi atau istilahnya tidak tawar dengan sang Kupang, bisa gatal-gatal, mual-mual, dan murus-murus alias sakit perut. Jadi, setiap kali makan Lontong Kupang, wajib didampingi dengan Es Kelapa Muda. Minuman ini bukan saja sebagai pelepas dahaga, tetapi juga berfungsi sebagai penawar racun yang terdapat di dalam Kupang.

Ada pula yang tidak mau makan Kupang, karena konon katanya proses penangkapan Kupang menggunakan umpan (maaf) kotoran manusia. Padahal itu hanyalah rumor belaka. Yang benar, untuk menangkap Kupang dengan mudah, tinggal menggunakan umpan tanah liat kuning. Memang ada beberapa tempat di pesisir yang ada tanah liat tersebut.

Apa Sebenarnya Kupang?

Kalau Anda belum tahu apa itu sebenarnya Kupang, Kupang adalah hewan laut semacam kerang dan bentuknya kecil, warna tubuhnya coklat agak pucat. Dalam kondisi sudah dimasak, pada bagian kepalanya akan berwarna hitam. Hewan kerang ini sering disebut kerang putih atau Corbula Faba (Latin). Ditemukan hidup di lumpur air asin.

Habitat hidup Kupang sendiri menempel pada tumbuh-tumbuhan laut pada pantai yang punya karakteristik tenang, ombak yang tidak terlalu besar. Oleh para nelayan pesisir, Kupang ditangkap dengan alat yang sederhana, yaitu dengan menyabit rerumputan laut yang banyak dihuni Kupang. Selanjutnya pada saat air laut surut maka gerombolan Kupang akan diambil oleh para nelayan.

Cara Mengolah Kupang

Cara pengolahan dari Kupang ini sendiri cukup mudah. Cukup direbus, maka isi kerang kecil ini akan keluar, dan terpisang dari cangkangnya. Proses pengolahan selanjutnya adalah memisahkan Kupang tersebut, maka Kupang sudah siap untuk diolah. Untuk penyajiannya, Lontong Kupang disajikan dengan kuah, dan bumbu yang digunakan berupa: bawang putih yang diiris tipis-tipis (digoreng), cabe, dan petis (saos hitam yang terbuat dari udang). Bumbu tersebut dicampur kemudian dicampur dengan sendok diatas piring yang akan disajikan. Lalu campuran tersebut akan diencerkan dengan membubuhi sedikit kuah rebusan Kupang, ditambahkan irisan lontong diatasnya kemudian ditambah dengan lentho (campuran singkong parut, kacang tolo, kelapa parut, dan bumbu berupa bawang putih, ketumbar, garam, gula). Dan final touch nya, ditaburi bawang merah goreng. Hmmmmm...

Untuk semakin menambah lengkap menyantap Kupang, Anda tinggal memesan sate kerang. Bukan seperti sate pada umumnya, sate kerang ini tidak dibakar, melainkan direbus terlebih dahulu. Sate kerang kerap disantap dengan sambel yang terbuat dari petis udang yang dicampur dengan gula merah.

Karena itu jika Anda berkunjung ke kota Surabaya atau lebih lagi, jika Anda berdiam di Surabaya, jangan sampai Anda belum pernah mencicipi makanan khas yang satu ini. Nikmatnya bisa bikin ketagihan... (kos/gal)

Foto Lainnya:

 
Komentar Anda
ADVERTISEMENT
Koskosanku.com

Artikel Lainnya