Kesehatan - Sab, 28/11/09 02:50 WIB

Segi Positif Masturbasi

Koskosanku.com - Segi Positif Masturbasi

Ada yang mengatakan tabu membicarakan masturbasi. Namun dibalik itu, ternyata ada manfaatnya melakukan kegiatan seksual ini.

Ketika mendengar istilah masturbasi, pasti pikiran kita sudah dibawa melayang-layang kepada semua hal yang berbau seksualitas. Namun, tanpa disadari secara naluriah dan didorong oleh hasrat alamiah seksual, setiap pria dan wanita pasti dan telah mengalami pengalaman masturbasi.

Tentu, pengalaman itu berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya. Walaupun masalah masturbasi masih menjadi perbincangan antara baik dan buruk, antara sopan dan tidak sopan, serta apakah bertentangan dengan agama.

Mendengar tanggapan miring yang minor tentang masturbasi, tak pelak membuat orang-orang yang melakukannya memiliki rasa bersalah dan agak tak nyaman. Walau begitu, tetap saja mereka melakukannya.

Banyak pakar seksologi setuju, orgasme sangat baik efeknya bagi kondisi mental, emosi dan fisik seseorang. Pendapat tersebut diperkuat pendapat yang dilontarkan pakar psikoterapi dan seksologi kenamaan Amerika, Dr Albert Elis, Ph.D dalam bukunya yang berjudul Sexual Self-Satisfaction

Namun konon aktifitas yang satu ini juga memiliki manfaat. Dan digunakan sebagai salah satu alternatif melampiaskan dorongan seksual secara aman, jika dibandingkan dengan berhubungan intim dengan lawan jenis yang belum tentu terbebas dari penyakit kelamin. Masturbasi sendiri sebenarnya adalah perilaku yang natural, sehat dan menyenangkan dan dialami setiap manusia, baik pria maupun wanita di setiap usia.

Pada sebuah penelitian terungkap bahwa 95% pria dan 89% wanita dilaporkan pernah melakukan masturbasi. Sebagian besar pria yang melakukan masturbasi cenderung melakukannya lebih sering dibandingkan wanita, dan mereka cenderung menyatakan 'selalu' atau 'biasanya' mengalami orgasme ketika bermasturbasi (4 : 3). Ini adalah perilaku seksual yang paling umum nomor dua (setelah senggama), bahkan bagi mereka yang telah memiliki pasangan seksual tetap.

Masturbasi sendiri memiliki efek positif bagi tubuh dan pikiran, yaitu:

  1. Mengatasi Susah Tidur

    Masturbasi adalah salah satu cara mengatasi insomnia alias susah tidur. Dalam sebuah studi yang dilakukan terhadap 2000 orang wanita di AS, sebanyak 32% mengatakan bahwa mereka melakukan masturbasi dalam waktu tiga bulan terakhir agar bisa tidur nyenyak. Hal itu bisa terjadi karena hormon-hormon yang dikeluarkan setelah orgasme, yang berfungsi untuk menyegarkan kepala atau meningkatkan kinerja pembuluh darah kecil. Orgasme yang dicapai setelah masturbasi bisa membantu Anda tidur nyenyak, tanpa perlu obat-obatan, televisi maupun cara-cara yang lain.

  2. Menghindarkan diri dari keterjangkitan terhadap penyakit menular karena hubungan seksual.
  3. Mengurangi Rasa Sakit

    Bila Anda punya gangguan seperti sakit kepala, pusing-pusing dan kram akibat menstruasi, masturbasi dan orgasme seringkali juga bisa memberikan penghilang rasa sakit alami. Namun untuk kondisi-kondisi tertentu, seperti migrain, orgasme bisa bisa mengurangi rasa sakitnya atau malah meningkatkannya.

  4. Mengurangi Stress

    Beberapa studi menemukan beberapa efek relaksasi yang dihasilkan dari kegiatan masturbasi. Disamping keuntungan secara fisik, masturbasi adalah soal bagaimana Anda bisa mengatasi sendiri segala tekanan yang Anda alami di tengah kesibukan Anda, apalagi bila dibarengi dengan fantasi seks.

  5. Bisa Mencegah Timbulnya Kanker Prostat

    Ejakulasi yang dialami oleh pria ternyata juga terkait dengan timbulnya kanker prostat. Kelenjar prostat menghasilkan dan menyimpan suatu cairan dan cairan tersebut bisa jadi mengendap dalam prostat jika seorang lelaki lama tak mengalami ejakulasi.

    Endapan ini tak selalu menimbulkan masalah, tapi menurut penelitian lelaki yang mengalami ejakulasi secara teratur beresiko lebih kecil terkena kanker prostat. Sementara peneliti lainnya menghasilkan teori bahwa orgasme bisa menumbuhkan sesuatu yang bisa mencegah timbulnya kanker payudara melalui oxytocin yang dihasilkan saat orgasme.

Walau memiliki sisi positif, namun perlu diingat bahwa kegiatan masturbasi hanyalah sebuah opsi dan tak bisa dipaksakan kebenarannya. Ada segi-segi dan sudut pandang lain yang masih menganggapnya 'tabu' dan 'terlarang'. Paling tidak dari sisi kesehatan, kegiatan masturbasi ternyata juga mempunyai sisi positif jika dilakukan dengan proporsional tentunya.

Karena sensitivitas seseorang terhadap rangsangan seksual berbeda-beda, kita perlu mengenali diri kita sendiri. walaupun masturbasi tidak berbahaya, kita harus ingat, jangan sampai kita yang dikendalikan oleh dorongan seks. Justru kitalah yang harus bisa mengendalikan dorongan seks. (gal/bbs)

 
Komentar Anda
ADVERTISEMENT
Koskosanku.com

Artikel Lainnya