Manfaat Minyak Ikan Untuk Anak

Koskosanku.com - Manfaat Minyak Ikan Untuk Anak

Tingkatkan tumbuh kembang otak (kecerdasan), dan perkemmbangan indera penglihatan, serta sistem imun tubuh bayi dan balita, dengan minyak "ajaib". Minyak ikan, bisa menjadi salah satu solusinya.

Ikan tak sekadar mempunyai daging yang nikmat dan menyehatkan untuk disantap, tapi binatang yang satu ini juga memiliki minyak ‘ajaib’ yang sangat bermanfaat bagi siapapun yang mengkonsumsinya: bayi, balita, dan orang dewasa. Mengapa? Kandungan asam lemak omega-3 pada minyak ikan, kaya akan gizi yang membantu proses tumbuh kembang otak (kecerdasan), dan perkembangan indera penglihatan, serta sistem imun tubuh bayi dan balita.

Selain itu minyak ikan adalah salah satu zat gizi yang mengandung asam lemak kaya manfaat itu, karena mengandung sekitar 25% asam lemak jenuh dan 75% asam lemak tidak jenuh. Asam lemak tak jenuh ganda (polyunsaturated fatty acid/PUFA ) di dalamnya akan membantu proses tumbuh-kembang otak (kecerdasan), serta perkembangan indera penglihatan dan sistem kekebalan tubuh bayi dan balita.

Sebenarnya, jenis asam lemak pada minyak ikan ada tiga, yaitu:

  • Asam lemak tidak jenuh (tidak punya ikatan rangkap pada rantai karbonnya), seperti palmitat.
  • Asam lemak tidak jenuh tunggal (punya satu ikatan rangkap pada rantai karbonnya), contohnya oleat.
  • Asam lemak tidak jenuh ganda (punya lebih dari satu ikatan rangkap pada rantai karbonnya), contohnya linoleat, linolenat, asam eikosapentanoat (EPA), dan asam dokosaheksanoat (DHA).

Jika Anda ingin memberikan tambahan asupan nutrisi bagi si kecil, ada beberapa pilihan untuk dikonsumsi anak Anda, seperti :

  • Minyak ikan

    Umumnya, minyak ikan ini diekstrak dari hati ikan cod atau tubuh ikan halibut dan mengandung vitamin A serta D.

  • Kapsul omega-3

    Minyak ikan memang dapat dibuat dalam bentuk konsentrat yangdilapisi dengan gelatin sebagai pelindung, serta dijual dalam bentuk kapsul gelatin ukuran 1 gram dengan tambahan vitamin E sebesar 1 IU per gram. Sebenarnya, kapsul ini adalah campuran dari asam lemak linolenat, EPA dan DHA, serta diekstrak dari jaringan lemak ikan makerel, herring , sardin, salem, dan lemuru.

Walaupun DHa meiliki khasiat untuk anak Anda, namun Anda tetap harus tepat dan teliti dalam memilih DHA. Para ahli merekomendasikan konsumsi DHA setidaknya 650 mg setiap hari yang meningkat menjadi 1 gram per hari pada ibu hamil dan menyusui untuk memenuhi kebutuhan si bayi dan juga kekurangan DHA pada ibu.

Salah satu cara memenuhinya adalah banyak mengonsumsi ikan laut. Misalnya, untuk mencegah penyakit kardiovaskular, disarankan mengonsumsi ikan sebanyak 2-4 ons perminggu. Sayangnya, sebuah penelitian dalam jurnal the Archives of Pathology and Laboratory Medicine menunjukkan ikan-ikan ini banyak yang sudah tercemar zat beracun seperti merkuri, polichlorinated biphenyls (PCB), dan pestisida organoklorin.

Menurut Stacy Foran Melanson dari Harvard Medical School, suplemen minyak ikan masih lebih baik daripada ikan segar karena kandungan pestisida dan PCB-nya kurang dari nilai yang bisa dideteksi.

Membutuhkan waktu bertahun-tahun -diteliti sejak tahun 1970-an. Zat-zat racun seperti PCB dan pestisida mengalir lewat danau dan sungai masuk ke laut dan terkumpul dalam tubuh ikan laut dalam. Bila ikan tercemar ini dikonsumsi teratur, diperkirakan PCB dan pestisida yang tertelan 70 kali dan 120 kali lebih banyak. Efeknya akan lebih berbahaya bila dikonsumsi anak-anak dan ibu hamil.

Untuk itu, jika Anda ingin mendapatkan minyak ikan dengan kualitas terbaik, pemrosesan dan pengemasan minyak ikan ternyata amat penting dalam menentukan kualitasnya. Minyak ikan yang tidak berkualitas biasanya bersifat tidak stabil dan masih mengandung kadar merkuri dan pestisida cukup tinggi. Penelitian dari Universitas Minnesota juga menunjukkan minyak ikan dalam bentuk emulsi lebih baik penyerapannya ketimbang dalam bentuk kapsul bergelatin.

Menurut berbagai penelitian, suplementasi minyak ikan dapat menurunkan kadar vitamin E dalam darah hingga disarankan menambahkan vitamin E saat mengonsumsi minyak ikan. Namun, minyak ikan berkualitas umumnya telah diperkaya dengan vitamin E hingga tak diperlukan vitamin E tambahan. (gal/bbs/kos)

 
Komentar Anda
ADVERTISEMENT
Koskosanku.com

Artikel Lainnya