Kabar Terkait
Artikel Terbaru
Ketika Bayi Menangis
Saat bayi yang Anda asuh menangis, jangan panik, hadapi dengan langkah berikut ini.
Kalau bayi Anda meangis jangan keburu panik. Karena kepanikan Anda ini justru akan membuat bayi Anda tambah menangis. Apalagi diringi dengan amarah dan nada tinggi Anda kepadanya, karena tidak segera berhenti menagis. Cara Anda tersebut tentu salah. Anda tidak menenangkannya dan menuruti apa keinginan buah hati Anda, namun tambah membuatnya menagis. Padahal ada banyak cara yang dapat Anda lakukan untuk menenteramkan bayi Anda. Anda bisa mencoba beberapa cara di bawah ini:
-
Gendong
Gendong ia dalam posisi tegak lurus dengan perut menempel di dada Anda, tepuk-tepuk punggungnya dengan lembut. Bawa ia berjalan-jalan mengelilingi ruangan atau ke ruangan lain. Bisa juga dengan cara meletakkannya di kereta bayi dan dorong perlahan-lahan dengan hati-hati. Jika kondisi Anda tak memungkinkan untuk menggendongnya sambil berjalan, letakkan ia di lengan, sementara Anda duduk di kursi goyang. Goyangan yang lembut akan menenangkannya.
-
Usap atau tepuk-tepuk lembut
Beberapa bayi dapat ditenangkan hanya oleh sentuhan Anda, tanpa harus menggendongnya. Ia bisa tenang hanya karena ditepuk-tepuk pantatnya atau diusap-usap punggungnya, sambil Anda bersenandung lembut.
-
Beri sesuatu untuk diisap
Hampir setiap bayi menjadi tenang dengan mengisap. Beri ia mainan khusus untuk digigit atau bimbing ia menemukan jari-jemarinya untuk dimasukkan ke mulutnya. Bisa juga Anda menggunakan jari kelingking Anda yang sudah dibersihkan untuk ia isap.
-
Alihkan perhatiannya
Anda dapat mengalihkan perhatiannya dengan memperlihatkan sesuatu yang menarik sehingga ia lupa pada tangisnya. Gambar-gambar warna-warni atau mainan aneka bentuk dan warna akan mempesonanya. Cermin juga bisa digunakan. Ia akan senang melihat wajahnya sendiri.
-
Tunggu amarahnya mereda
Anda tak selalu dapat menenangkan bayi yang frustrasi. Bahkan jika ia tak senang duduk di kursinya, Anda tak dapat memecahkan masalah dengan memindahkan dan mengangkatnya. Ketika tak ada hasilnya, cobalah untuk rileks. Jangan terpaku untuk menghentikan tangisnya jika Anda menemukan tak ada hal serius atau sesuatu yang salah. Tunggu saja sampai kemarahannya reda. Setelah amarahnya reda, beri kata-kata yang menyejukkan dan buat ia asyik dengan mainan penuh warna. Rangkulan dan gendongan juga bisa menentramkannya.
Menjadi ibu yang baik dan sabar akan membuat Anda jauh lebih bisa menjalin hubungan batin yang baik dengan bayi Anda daripada harus mengandalkan emosi. (gal/bbs)

Artikel Lainnya
-
Ganas di Ranjang? Makanlah Semangka
Anda ingin memuaskan pasangan anda di Ranjang? makanlah semangka, dengan membiasakan diri makan...Baca» -

10 Film Natal Menarik
Liburan Natal ngga lengkap tanpa nonton film keluarga bertema Natal yang lucu dan menghibur! Si...Baca» -

Chatting Hemat Dengan Blinko
Blinko hadir dengan tawaran aplikasi chatting yang super murah, selain itu, apa saja kelebihan ...Baca» -

Sesuaikan Pakaian Dengan Perawakan
Ada rules yang harus anda penuhi dalam berbusana, sesuaikan pakaian anda dengan keperawakan and...Baca» -

Ketika Anak Mulai Berpacaran
Bagaimana seharusnya sikap Anda sebagai orang tua saat anak remaja Anda mulai berpacaran?Baca» -

Kenapa Ya Susah Menabung?
Ada 6 alasan utama kenapa kita susah menyisihkan uang tiap bulan untuk ditabung. Kenali & semog...Baca»
