Kabar Terkait
Artikel Terbaru
We Love You Boss
Anda dipercayai untuk memimpin? Jadilah pemimpin yang baik yang dipatuhi bukan atas dasar rasa takut, melainkan rasa respek/hormat...
Meraih posisi sebagai atasan memang tak mudah. Diperlukan kerja keras dan upaya keras dalam meraih prestasi gemilang di tempat kerja. Kendati demikian, tak sedikit yang berhasil mencapai posisi tinggi di tempatnya bekerja, dengan prestasi yang luar biasa, bahkan hampir sempurna.
Setelah menduduki posisi sebagai atasan, kini saatnya Anda belajar untuk mengatur sejumlah pekerjaan yang tentunya memiliki tanggung jawab lebih besar lagi, sekaligus mengelola bawahan secara bijaksana. Tapi, tak semua atasan berhasil dengan baik mengelola bawahannya. Dibutuhkan beberapa tips dan trik supaya bawahan Anda percaya dan patuh kepada Anda. Selain itu Anda tentunya ingin donk, menjadi atasan yang dicintai oleh bawahan. Berikut tipsnya :
- Kepercayaan
Mungkin sebagai atasan Anda bukanlah tipe yang bisa begitu saja mempercayai kinerja bawahan. Namun, ada baiknya pelajari lebih seksama satu per satu bawahan Anda. Kenali lebih dekat lagi, dan galilah hal-hal positif dari setiap bawahan. Jangan pernah menganggap remeh mereka, sebaiknya berilah kepercayaan untuk melakukan pekerjaannya sebaik mungkin. Bila sudah demikian, jangan ragu untuk terus memberi motivasi, semangat, serta memuji hasil kerja keras mereka.
- Ciptakan suasana yang nyaman
Banyak yang tak menyadari bahwa sikap yang ditunjukkannya di kantor, sangat mempengaruhi suasana kantor. Misalnya seorang bos masuk ke dalam ruangan kantor, maka hampir semua mata memandangnya untuk mencari tahu apakah seorang bos tengah riang gembira (berarti tak ada masalah), atau wajahnya mengerut karena sedang kesal.
Bila kini Anda menjadi atasan, hindari bersikap kasar dan kejam pada bawahan untuk menekan agar mereka bekerja lebih giat. Menurut ahli psikologi, tekanan yang lebih rendah menghasilkan produktivitas yang lebih tinggi. Ini karena suasana kerja terasa nyaman tidak tegang.
- Tak hanya memimpin, tetapi juga melatih
Sebagai pimpinan sebuah bisnis, Anda harus bisa mengajar, mendorong, dan mengkoreksi pegawai. Pimpinan tak ubahnya seorang pelatih. Pelatih melihat segala sesuatu dalam olahraga dengan cara yang berbeda dari pemainnya. Penting untuk menggunakan perspektif berbeda tersebut untuk mengedukasi dan mendorong, tetapi juga mampu memimpin tim.
Sisi sportivitas juga diperlukan. Misal, ketika Anda harus memberi tahu atau mengoreksi bawahan di mana letak kesalahan mereka, Anda pun juga harus mau mengakui jika Anda telah melakukan kesalahan.
- Pintar Sekaligus Arif
Sebagai seorang pemimpin tentu Anda harus memiliki tingkat intelegensia dan pengalaman yang sangat baik. Pisau yang terus diasah pasti akan makin tajam dan berkilat. Begitu juga dengan seorang atasan. Janganlah Anda cepat merasa puas dengan hanya memiliki kemampuan yang itu-itu saja. Atasan yang makin hari makin pandai dan pintar, tentu akan membuat bawahan semakin respek terhadap Anda. Namun, kepintaran yang hebat tak akan berarti jika tak disertai kebaikan hati yang tulus.
- Kritik secara bijak
Menurut CEO dari CAC Management Consultants International, apabila mengkritik pekerjaan pegawai, sebaiknya dilakukan 4 mata. Panggil dia dan bicaralah dengan jelas dan tegas namun tetap dengan suara rendah, bahwa hasil tugasnya belum memuaskan. Tunjukkan macam tugas tadi serta bagaimana seharusnya ia lakukan. Cara ini lebih bisa diterima dan dihargai daripada mencelanya di depan pegawai yang lain.
- Pendorong
Bos yang efektif mendorong para pegawainya untuk tidak malu dan berani menghadapi segalanya. Terlebih jika si pegawai melakukan kesalahan. Atasan yang baik harus bisa membuat pegawainya mengetahui letak kesalahan mereka, sekaligus membuat mereka belajar. Untuk bisa melakukan hal ini, dibutuhkan mental seorang pendorong yang memacu bawahannya untuk belajar, ketimbang merasa takut untuk melakukan kesalahan. Bos idaman harus bisa mengajak bawahannya mencapai gol yang lebih besar demi perusahaan.
- Lakukan Komunikasi
Menghadapi bawahan yang sering terlibat konflik diperlukan kesabaran. Bila Anda hanya mengomel, tak akan membuat keadaan menjadi lebih baik. Bahkan, bisa bertambah buruk. Selain itu, waktu dan energi Anda akan terbuang sia-sia hanya untuk mengurusi persoalan ini. Oleh karena itu, jangan menunda dan segera selesaikan masalah
Dengan menjadi bos yang dicintai oleh bawahan, tentunya Anda akan menjadi seseorang yang jauh lebih nyaman dan tenang jika berada disekitar bawahan Anda. Andapun juga harus mampu memahami beberapa karakter bawahan Anda, agar tercipta hubungan yang harmonis dan saling memahami. (gal/bbs)

Artikel Lainnya
-

Pepaya Tingkatkan Kualitas Sperma
Pepaya memang buah yang murah, namun bukan murahan. Salah satunya bermanfaat meningkatkan kuali...Baca» -

Cara Log In Aman dari Hacker
Sekarang ini banyak cara yang bisa digunakan hacker/cracker untuk mencuri password kita sehingg...Baca» -

Berbagai Tipe Ayah
Kenalilah tipe-tipe seorang Ayah karena berpengaruh pada pola pengasuhan anakBaca» -

Aplikasi Pecandu Twitter di iPhone
Tweetie 2, aplikasi bagi pecandu Twitter di iPhone. Dan temukan para pengguna Twitter di sekita...Baca» -

Cincau Cocok Untuk Diet
Cincau ternyata tidak hanya enak sebagai teman minum namun juga berkhasiat untuk menurunkan ber...Baca» -

Tips Memilih Jaket Untuk Naik Motor
Bagi pengendara sepeda motor, jaket pastinya adalah satu kebutuhan penting, simak tips memilih ...Baca»
