Bisnis dan Ekonomi - Sel, 10/11/09 14:27 WIB

Cara Berjabat Tangan Yang Baik

Koskosanku.com - Cara Berjabat Tangan Yang Baik

Ingin meyakinkan klient yang anda temui, berjabat tanganlah dengan meyakinkan, inilah caranya.

Berjabat tangan sudah akrab kita lakukan. Jabat tangan menandakan suatu bentuk kesepakatan kerja sama dalam sebuah bisnis, jabat tangan juga diidentikkan dengan bentuk saling memaafkan ketika hari raya tiba, dan jabat tangan juga bisa diartikan sebagai sapaan selamat datang. Begitulah jabat tangan, sederhana tapi sungguh bermakna.

Bagi orang yang berjabatan tangan dengan Anda dapat menilai kesan Anda saat berjabatan tangan. Bahkan, bagi seorang interviewer yang berpengalaman, bisa mengetahui kondisi situasi emosional Anda saat berjabat tangan. Untuk itu jangan sampai Anda dikategorikan sebagai orang yang tidak memberi kesan baik saat berjabat tangan.

Berikut ini ada beberapa teknik berjabat tangan yang efektif :

  • Tataplah mata pasangan lawan Anda saat berjabatan tangan dengannya. Inilah etika berjabat tangan, dengan tatapan mata ini maka Anda akan memberi kesan untuk tidak hormat, tidak peduli, cuek dan tidak mengacuhkannya. Jabatlah tangan lawan bicara Anda dengan menatap mata lawan bicara, sehingga Anda dianggap sebagai orang yang punya rasa hormat, peduli, sopan dan juga santun.
  • Berjabatlah tangan dari telapak ke telapak. Berjabatlah dengan pas, tidak keras tapi juga tidak terlalu lunak. Anda jangan sekali-kali melakukan jabat tangan dengan berlebihan, seperti menarik tangan lawan dan mengayunkan ke atas bawah dengan keras, hal ini sama saja menunjukkan ’dominasi’ atau ’mulut besar’.
  • Ciptakan jabat tangan yang hangat dan memberi kesan makna mendalam. Lakukan jabat tangan dengan memberikan perhatian kepada lawan bicara Anda, bisa dengan tatapan mata atau pembicaraan singkat/ringan sebelum menarik tangan Anda. Ini memberikan kesan Anda adalah orang yang punya perhatian. Jangan sesekali Anda melakukan jabat tangan dengan cara segera menarik tangan Anda kemudian berbicara seolah-olah tidak ada terjadi apa-apa. Hal ini maka lawan bicara Anda akan menganggap Anda sebagai orang yang tidak tulus dan berarti.
  • Ini untuk Anda yang memiliki keyakinan yang tidak membolehkan menyentuh lawan jenis yang bukan muhrim. Anda bisa melakukan dengan cara yang lain. Anda bisa mengatupkan kedua telapak tangan di depan dada sambil tersenyum, atau juga dengan model membungkuk badan ala orang jepang. Percayalah bahwa lawan bicara Anda akan menghormatinya karena itu merupakan masalah keyakinan.
  • Point tiga juga bisa dilakukan, bila memang Anda sedang mengalami gangguan pada tangan, atau radang sendi. Jangan lupa Anda memberi tau kepada lawan bicara Anda kenapa Anda melakukan hal ini, informasi tersebut sebaiknya didahului permintaan maaf karena tidak berbisa berjabat tangan secara normal.
  • Pekalah terhadap situasi dan kondisi, ini terkait dengan kondisi lawan bicara Anda misalnya cacat pada tangan, gangguan, atau duduk di kursi roda. Jika Anda menemui kondisi lawan bicara seperti ini, jangan memaksakan diri untuk berjabat tangan. Melukai seseorang karena berjabat tangan justru akan menutup pintu hubungan komunikasi. (r2)
 
Komentar Anda
ADVERTISEMENT
Koskosanku.com

Artikel Lainnya