Kabar Terkait
Artikel Terbaru
Agar Tak Jenuh Dengan Pekerjaan
Jenuh dengan pekerjaan saat ini bukan berarti kita harus pindah kerja, kita bisa memilih untuk belajar menikmati & justru meningkatkan.
“Jika kamu tak bisa hidup dengan orang yang kamu cintai, cobalah hidup dengan orang yang ada di dekat kamu,” demikian bunyi sebuah lirik lagu. Hal yang sama pun berlaku untuk soal pekerjaan. Anda mungkin merasa bosan dan jenuh dengan pekerjaan Anda saat ini. Akan tetapi, itu bukan berarti Anda harus angkat kaki dan pindah kerja. Anda bisa enjoy dengan pekerjaan Anda, kok. Inilah caranya
- Fokuskan pada “bagaimana”, bukan pada “apa” yang Anda lakukan. Sebagian besar dari kita berpendapat bahwa kepuasaan terbesar adalah mendapatkan pekerjaan yang kita impikan. Alih-alih melakukan hal itu, pikiran bagaimana sih tipe karyawan di posisi yang Anda idamkan. Jadi, bayangkan Anda bekerja di posisi seperti yang Anda impikan itu.
- Carilah “guru”. Kecuali Anda bekerja seorang diri, Anda harus belajar banyak dari orang-orang sekitar Anda, sekalipun bidang pekerjaan mereka tak selalu sama dengan bidang yang Anda geluti. Anda harus melihat dan menengok ke bagian lain untuk menemukan sesuatu yang baru. Carilah seorang “guru” dan jalinlah kedekatan dengannya. Kalau bisa, carilah orang-orang yang berhasil di bidangnya. Hubungan yang Anda jalin ini akan sangat membantu Anda. “Guru” Anda itu akan bisa bersikap kritis terhadap Anda dan bagaimana Anda mengerjakan tugas-tuigas Anda. Anda juga bisa belajar bagaimana dia menyelesaikan tugas-tugasnya, meski bidang pekerjaannya tidak sama dengan Anda.
- Gabungkan bakat Anda dengan tujuan perusahaan. Banyak dia di antara kita yang bergelut dalam bidang yang tidak sesuai dengan kemampuan yang kita miliki. Jika ini yang terjadi pada Anda, cobalah Anda melaraskan kemampuan Anda dengan dengan kebutuhan perusahaan. Langkah pertama adalah mengenali kelebihan dan kemampuan Anda. Setelah itu, lakukan sedikit investigasi apa yang perusahaan butuhkan untuk bisa bertahan di saat sekarang dan di masa selanjutnya, dan kontribusi apa yang bisa Anda berikan? Sampaikan hasil investigasi ini kepada orang yang memang memiliki otoritas. Jangan segan menghadap atasan dan menguraikan hasil investigasi dan keinginan Anda.
- Mengenali kelemahan. Mengakui kelemahan bukanlah sesuatu yang haram. Cuma, setelah itu, Anda harus berusaha untuk bisa mengatasi kelemahan tersebut. Misalnya, Anda selalu telat datang setengah jam ke rapat. Kali ini, cobalah untuk jangan datang terlambat. Jika hubungan Anda dengan teman sekerja menegang, cobalah untuk mencairkan ketegangan itu. Ingat, kelemahan bukan selalu harus menyangkut sesuatu yang salah. Kelemahan juga mencakup hal-hal dimana Anda masih harus banyak belajar dan butuh pengalaman baru.
- Tunjukkan kemampuan Anda. Seringkali perasaan ”tidak diperhatikan” menjadi pemicu ketidakpuasaan Anda dengan pekerjaan Anda sekarang. Akan tetapi Anda juga harus ingat bahwa Anda tak akan mendapat ”penghargaan” jika Anda tidak menunjukkan kemampuan Anda. Mereka yang sukses di karirnya adalah mereka yang tidak hanya duduk manis menunggu pujian dari orang-orang di sekelilingnya. Jadi, tunjukkan bahwa Anda memang punya kemampuan dan kelebihan, baru orang akan memberikan penghargaan kepada Anda.
- Ikuti Pelatihan. Banyak perusahaan yang menawarkan pelatihan kepada para karyawannya, dari kursus bahasa asing hingga pelatihan manajemen. Meskipun Anda tidak membutuhkan keterampilan tersebut, tak ada salahnya menambah ilmu dengan mengikuti pelatihan tersebut. ini juga demi masa depan Anda, semakin banyak kemampuan yang Anda miliki, ”harga” Anda akan semakin tinggi. Jika perusahaan tak menawarkan kesempatan itu, mintalah. Jangan heran jika kemampuan belajar Anda akan mendapat penilaian tersendiri dari atasan Anda.
- Ciptakan Proyek Baru. Perasaan jenuh dan bosan pada pekerjaan bisa diatasi dengan menciptakan proyek baru. Mulailah dengan proyek kecil-kecilan, misalnya menata ulang ruang kerja Anda sebelum melangkah ke proyek yang lebih besar, cara ini cukuplah efektif. Cara ini juga menunjukkan betapa Anda memiliki kemampuan baru, yakni ”menelurkan ide”, yang bisa memacu rasa percaya diri Anda. Mengerjakan sesuatu seperti keinginan Anda juga akan mengalihkan perasan benci Anda pada pekerjaan, dan mengubahnya menjadi rasa mencintai pekerjaan Anda. (r2/nova/kos)

Artikel Lainnya
-
Anak Indigo
Anak yang istimewa, ber-IQ tinggi, bernaluri tajam, dll... Samakah dengan anak yang memiliki in...Baca» -

Tempat Terlarang Buat Ponsel
Hati-hati meletakkan ponsel Anda, jangan sampai tanpa sengaja ponsel Anda rusak atau bahkan mer...Baca» -

Rules Aksesoris Buat Pria
Mengenakan aksesoris?? Jangan sembarangan lho... ada aturan-aturan yang harus dipenuhi biar tid...Baca» -

Tomat Kaya Antioksidan
Sebenarnya hidup sehat itu tidak mahal, misalnya konsumsilah tomat. Buah yang murah ini manfaat...Baca» -

Mozilla Firefox VS Internet Explorer
Jumlah pemakai IE memang unggul dibanding browser lain. Namun, mana yang lebih Anda pilih, IE ...Baca» -

Facebook & Google Kini Punya URL Shortener Sendiri
Bit.ly punya saingan. Sekarang dua raksasa teknologi ini mengeluarkan Fb.me dan Goo.gl, layanan...Baca»
