Artikel Terbaru
Susahnya Menagih Hutang
Pernah mengalami hal ini? Atau malah sedang mengalaminya? Cobalah cara-cara berikut ini untuk menagih hutang Anda.
Menagih hutang, tentunya ini adalah salah satu pekerjaan yang sebenarnya malas Anda lakukan. Apalagi kalau meminjamkannya kepada sahabat, teman, pacar, atau saudara sendiri. Pastinya bingung untuk meminta kembali uang tersebut. Ada yang merasa sungkan, tidak tega, atau tidak enak hati. Padahal dalam hati kita tahu kalau uang tersebut adalah hak kita sepenuhnya.
Belum lagi kalau berhadapan dengan orang yang bayar utangnya susahnya minta ampun. Ada saja alasan yang diutarakan. Sampai-sampai Anda sebagai penagih hutang, sampai kehabisan cara untuk menghadapi tipe-tipe orang seperti ini.
Tidak semua orang seperti yang disebutkan di atas, ada pula orang-orang yang membayar hutangnya sesuai dengan kesepakatan, tanpa perlu Anda menagihnya terlebih dahulu. Biasanya tipe-tipe orang seperti inilah yang dapat dipercaya.
Namun bagaimana jika orang yang kita beri hutang justru merasa terganggu atau bersikap tidak kooperatif jika kita menagih hal yang menjadi tanggunannnya? Tidak perlu bingung. Anda bisa menggunakan cara-cara dibawah ini:
-
Kenali Penyebab Hutang Macet
Sulit sekali untuk bisa menyelesaikan suatu masalah jika tidak tahu penyebabnya. Banyak faktor yang bisa menyebabkan pembayaran hutang menjadi macet. Salah satu penyebab utamanya adalah tidak tersedianya dana tunai yang cukup untuk membayar hutang tersebut. Jalan keluarnya adalah dengan membuat cara pembayaran hutang yang sesuai dengan kemampuan si peminjam. Intinya , kenalilah penyebabnya untuk mencari jalan keluarnya. Komunikasi yang baik antara Anda dan pihak yang berhutang sangat diperlukan untuk bernegosiasi agar dicapai kesepakatan yang menguntungkan ke dua belah pihak. -
Lewat Telepon
Urusan tagih menagih utang kadang membuat kedua belah pihak rikuh. Urusan uang memang sangat sensitif. Bisa Anda masih menjaga perasaannya, lebih baik tanyakan langsung kepadanya kapan ia bisa membayar utang. Sebaiknya dilakukan dalam suasana dan tempat pribadi hanya antara Anda berdua. Bila Anda belum merasa cukup tegar berhadapan langsung lakukanlah melalui telepon atau SMS. Dengan cara tersebut si peminjam juga tak merasa terintimidasi. -
Pura-pura Butuh Uang
Alasan Anda sedang butuh uang juga bisa menjadi cara untuk menagih utang. Katakan, misalnya, Anda butuh uang untuk membayar taguhan kartu kredit atau telepon yang sudah jatuh tempo. Meski pada kenyataannya tidak, tapi white lies ini cukup ampuh membuat si peminjam merasa harus segera mengembalikan pinjamannya. -
Hubungi Keluarganya
Anda dekat dengan si peminjam sehingga kenal dengan keluarganya, manfaatkan hubungan ini. Hubungi salah satu kerabatnya, bisa lewat telepon atau bertemu langsung, seritakan masalah pinjaman ini. Bila keluarganya tahu, mungkin bisa membantu si peminjam untuk melunasi utangnya. Kalaupun tidak, ada pressure dari pihak keluarga agar si peminjam melunasinya. Cara ini sebanarnya tidak menarik, namun cukup ampuh membuat uang Anda kembali.
-
Datangi secara langsung
Jika memang usaha Anda untuk menelepon dan menghubungi keluarganya tidak membuahkan hasil, kini cobalah untuk meminta bertemu secara langsung. Atau datangi rumahnya. Jika usaha untuk mendatangi rumah orang yang meminjam uang kepada Anda gagal, cobalah untuk mendatangi kantor tempatnya bekerja. Namun tetap jaga etika Anda, jangan sampai orang tersebut merasa dipermalukan. Jika Anda berada di posisinya, tentunya Anda tidak ingin hal tersebut juga menimpa Anda suatu saat nanti. Dengan pertemuan yang personal ini dapat menghindari Anda dari salah sangka dan salah paham yang bisa terjadi jika Anda menagih via telefon atau bahkan via orang lain. -
Serius, namun tetap sopan
Perlihatkan sikap serius Anda dalam menagih hutang, namun tetap kuasai emosi dan menjaga tutur kata. Ingat, Anda sedang berhadapan dengan orang yang kemungkinan besar sedang berada dalam masalah, jangan persulit hidupnya dengan sikap Anda yang tidak bersahabat. Walaupun Anda dalam posisi yang menang, namun tetap jaga perasaannya. Siapa tahu memang orang tersebu benar-benar sedang tidak punya uang. -
Kesepakatan Baru
Bila dalam waktu yang dijanjikan ternyata utang belum juga dilunasi, ajak si peminjam untuk membuat kesepakatan baru (reschedulling). Toh, bila si peminjam memang tidak punya uang, Anda tak bisa memaksa. Lebih baik mengalah, asal uang Anda kembali. Dalam kesepakatan baru itu, beri dia waktu lebih panjang. Bisa juga Anda berdua membuat kesepakatan bahwa si peminjam memberi jaminan berbantuk barang yang setara nilainya dengan jumlah uang yang dipinjam. Bila Anda tidak percaya padanya, apalagi jumlah uangnya cukup besar, buat dalam secarik kertas bermaterai yang ditandatangani berdua dan ada saksi. -
Tawarkan solusi
Jika memang semua usaha sudah Anda kerahkan namun hasilnya tetap nihil, diskusikanlah solusi yang mungkin bisa dijalani berdua. Apabila piutang dalam jumlah yang besar, mintalah barang lain yang sepadan sebagai jaminan atau jika piutang dalam jumlah yang kecil dan Anda tahu orang tersebut sedang dalam situasi yang terhimpit, tidak ada salahnya untuk mengikhlaskan hutang tersebut hitung-hitung sebagai amal. (gal/bbs)

Artikel Lainnya
-

Blackberry Storm 2, Tandingi iPhone
Blacberry Strom 2 9520 siap menggebrak. Dengan berbagai fitur yang dimiliki, siapkah menjadi pe...Baca» -

Kebiasaan Buruk Perusak Otak
Hindari hal-hal berikut ini supaya otak makin cerdas!Baca» -

Viagra, Bahaya!!!
Boleh dibilang, bagi Anda yang mengalami permasalahan seksualitas, viagra bagai dewi penyelam...Baca» -

Single Terbaru Michael Jackson Ternyata Plagiat?
Single Jacko yang akan dirilis tanggal 26 Oktober ini pasca kematiannya diisukan memiliki kesam...Baca» -

Sang Pemimpi, Rilis Desember Tahun Ini
Film Laskar Pelangi terbukti sukses di pasaran, sekuelnya pun siap dilaunching akhir tahun ini....Baca» -

Bibir Seksi A La Angelina Jolie
Bibir penuh & merekah, sexy abis! Pelajari teknik make-up-nya...Baca»
