Gadget dan Teknologi - Sab, 07/11/09 12:37 WIB

Imhalal, Search Engine Untuk Muslim

Koskosanku.com - Imhalal, Search Engine Untuk Muslim

Kini ada search engine baru yang mampu memfilter hasil pencarian Anda sehingga hasil pencarian Anda aman dari hal-hal yang haram.

Imhalal.com adalah sebuah web search engine seperti Google atau Yahoo yang biasa kita kenal. Namun imhalal.com mempunyai keistimewaan tersendiri jika dibanding dengan search engine sejenis, apa itu?

Search engine baru yang digalangi oleh Reza Sardeha, seorang keturunan Iran ini mengkhususkan diri menjadi search engine khusus untuk kaum muslim. Keistimewaannya adalah mampu mengklasifikasi mana yang halal dan mana yang haram untuk dicari.

Jadi dalam mengakses internet Anda tak perlu khawatir bertemu atau nyasar ke web atau unsur-unsur yang mengandung muatan data atau gambar yang tergolong haram. Selain itu keunikan dari imhalal.com adalah mengkategorikan haram sendiri menjadi 3 tingkat level.

Bila kata-kata di search engine ‘normal’ dan baik-baik saja, hasil search engine bekerja sebagaimana mestinya. Namun jika Anda mengetikkan kata ‘porn’ atau ‘beer’ atau beberapa kata yang bersifat haram, maka dimungkinkan muncul 3 tingkat level:

  1. Level 1 : "Oops! Your search inquiry has a Haram level of 1 out of 3".

  2. Level 2 : "Oops! Your search inquiry has a Haram level of 2 out of 3".

    Peringatan tingkat 1 dan 2 menginformasikan bahwa hasil search engine dimungkinkan dalam kategori haram. Namun user masih bisa melanjutkan proses search engine jika mengklik link yang berada di bawah.

  3. Level 3 : "Oops! Your search inquiry has a Haram level of 3 out of 3! I would like to advise you to change your search terms and try again".

    Peringatan ini tidak punya toleransi seperti peringatan level 1 maupun level 2. Peringatan level 3 mengartikan jika Anda menemui kalimat ini, maka Anda wajib mengganti kata kunci.

    Selain itu, kelebihan Imhalal.com adalah selalu menyertakan gambar (screenshot) di daftar hasil pencarian. Oleh karena itu hasil penelusuran di mesin pencari ini lebih tervisualisasi. Sayangnya untuk mencari kata kunci dalam bahasa Indonesia, mesin pencari yang berbasis di Belanda ini masih sering kecolongan.(r2/bbs/kos)

 
Komentar Anda
ADVERTISEMENT
Koskosanku.com

Artikel Lainnya