Fashion and Beauty - Sab, 07/11/09 13:02 WIB

Tips Merawat Batik

Koskosanku.com - Tips Merawat Batik

Cara merawat batik lain dengan kain biasa. Tahukah Anda kalau shampoo, buah lerak, kulit jeruk dll bisa dipakai untuk merawat batik?

Batik mencirikan kebudayaan Indonesia. Bukan orang Indonesia namanya jika tidak mempunyai batik.

Hampir seluruh orang Indonesia mempunyai batik, entah itu bagian dari seragam kantor/sekolah atau sekedar koleksi buat ke kondangan. Namun, beberapa orang mengeluh karena masalah perawatan yang agak repot. Keluhan utama dari perawatan batik adalah warnanya yang harus tetap dijaga supaya awet. Untuk merawatnya, alangkah baiknya Anda mengikuti tips-tips berikut ini :

  1. Ketika Anda mencuci batik, sebaiknya menggunakan sabun pencuci khusus untuk kain batik modern. Sabun ini sudah yang banyak dijual di pasaran.

  2. Sebagai alternatifnya, Anda bisa mencuci kain batik dengan shampoo rambut. Caranya yaitu dengan melarutkan shampoo di air sampai tak ada bagian yang mengental. Lalu, celupkan kain batik tersebut.

  3. Alternatif lain adalah dengan mencuci baju batik atau busana batik tersebut dengan menggunakan buah lerak atau daun tanaman dilem yang sudah diredam air hangat. Caranya adalah remas-remaslah buah lerak atau daun dilem sampai mengeluarkan busa, kemudian tambahkan air secukupnya, dan celuplah kain batik tersebut.

    Aroma buah lerak ini mampu mencegah munculnya hewan kecil yang bisa merusak kain batik tersebut.

  4. Saat mencuci batik, jangan memakai deterjen dan jangan menggosok. Jika model batik tak terlalu kotor, cukuplah direndam dalam air hangat. Dan jika benar-benar kotor, maka kotoran tersebut bisa dihilangkan dengan menggunakan sabun mandi atau kulit jeruk. Caranya adalah dengan mengusapkan sabun mandi atau kulit jeruk di bagian yang kotor tadi dan tunggu sampai hilang.

  5. Anda jangan sekali-kali mencuci mode batik dengan mesin cuci. Karena bisa merusak tekstur kain dan warna batik.

  6. Ketika Anda menjemur kain batik tersebut, terlebih dahulu Anda jangan sampai memeras kain batik tersebut. Dan jangan sekali-kali menjemurnya langsung di bawah sinar matahari. Jemurlah di tempat yang teduh atau cukup diangin-anginkan saja hingga kering.

  7. Saat menjemurnya, tarik bagian tepi batik secara perlahan agar serat yang terlipat kembali ke posisi semula.

  8. Setelah batik sudah kering dari jemuran, hindari menyetrika batik secara langsung. Jika batik tampak sangat kusut, semprotkan sedikit air di atas kain batik lalu letakan sehelai alas kain di atasnya, baru diseterika.

  9. Bila Anda ingin memberi pewangi atau pelembut kain pada batik tulis, jangan semprotkan langsung pada kainnya. Sebaiknya, tutupi dulu batik tulis dengan kain, lalu semprotkan cairan pewangi dan pelembut kain tadi di atas kain penutup.

  10. Simpan batik kesayangan Anda dalam plastik agar tak dimakan ngengat. Saat disimpan dalam lemari jangan diberi kapur barus, karena zat padat ini sangat keras dan bisa merusak batik.

  11. Cara lain agar batik tak dimakan ngengat, beri sedikit merica yang dibungkus tisu di lemari tempat menyimpan batik. Atau, letakkan akar wangi yang sudah dua kali melalu proses pencelupan dalam air panas dan dijemur hingga kering. Mintalah informasi lebih lengkap ditempat jual batik atau batik online. (r2/batikindonesia.info)

 
Komentar Anda
ADVERTISEMENT
Koskosanku.com

Artikel Lainnya