Tentang Cinta - Jum, 13/11/09 12:07 WIB

Ubah Cemburu Buta Jadi Cinta

Cemburu memang bumbu cinta. Tapi kalau tidak dikelola bisa jadi buta. Yuk, ubah cemburu kita menjadi cinta yang membara...

Dalam menjalin hubungan dengan pasangan, cemburu adalah bumbunya cinta. Karena dengan adanya perasaan cemburu, itu berarti menujukkan kalau Anda sayang dan cinta terhadap pasangan Anda. Cemburu dapat diartikan berpindahnya rasa kasih sayang ke orang lain atau ke suatu benda yang membuat Anda merasa dinomor-duakan bahkan mungkin dianggap tak ada.

Tapi jika perasaan cemburu ini tidak dikelola dengan baik, bisa menjadi perasaan cemburu buta. Bukanya menjadi bumbu dalam romansa percintaan, cemburu buta justru mampu menjadi racun perusak hubungan. Alih-alih menjadi tambah mesra, yang ada malah PHC atau Pemutusan Hubungan Cinta.

Karena ciri-ciri orang yang cemburu yang cemburu buta, ia akan cenderung bersifat possesif, menanyakan segala hal dengan sedetail mungkin, mengkomentari banyak hal terutama hal-hal fisik dan juga kemampuan intelektual. Dan pasangan kita akan terasa tidak nyaman dengan kondisi tersebut.

Supaya hal tersebut tidak terjadi pada hubungan Anda dan pasangan. Ada beberapa cara untuk mengelola rasa cemburu yang ada didalam diri Anda, hingga mampu merubahnya sebagai bentuk tanda cinta. Berikut tipsnya :

  1. Berpikir positif

    Bila Anda mulai merasa sakit hati karena cemburu, ingatkan diri sendiri bahwa pasangan mencintai dan menghargai Anda, dan sudah berkomitmen atas hubungan yang Anda bina. Katakan pada diri sendiri, Anda cukup menarik dan pantas disayang dan dicintai, dan tidak ada yang harus Anda takuti.

  2. Tenangkan hati

    Salah satu cara terbaik untuk meredakan rasa cemburu adalah dengan menanyakan langsung kepada pasangan. Pastikan Anda tidak mengomel atau menggertak seenaknya. Katakan kepada pasangan tentang perasaan tidak tenang dan tidak aman yang Anda rasakan. Minta pasangan untuk membantu mengatasi masalah yang Anda rasakan.

  3. Komunikasikan apa yang terjadi

    Seringkali kaum pria atau wanita berpikir pasangannya melakukan hal-hal yang aneh saat tak berada di sisi mereka. Padahal bisa jadi pikiran tersebut tak beralasan dan hanya sebuah dugaan belaka. Kendati pasangan telah menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi, namun saat Anda tetap tak memercayainya, maka hal tersebut dapat membuat pasangan melakukan hal yang dituduhkan padanya. Karena itu, sebaiknya Anda mendengarkan penjelasan pasangan baru memutuskan apakah mereka seperti yang selama ini diduga atau tidak.

  4. Selidiki faktanya

    Lihat dari sudut pandang yang positif apa yang membuat Anda cemburu, kemudian tanyakan diri Anda apakah perasaan terancam yang Anda rasakan masuk akal. Apa buktinya bahwa hal tersebut membahayakan hubungan? Apakah sifat cemburu Anda membuat situasi menjadi lebih buruk?

  5. Cemburu hanya infeksi dalam hubungan

    Ibaratnya penyakit yang menularkan infeksi, cemburu yang berlebihan pun bisa menyebabkan infeksi dalam sebuah hubungan. Infeksi tersebut dapat terjadi manakala Anda selalu curiga pada pasangan dengan menghubungi si dia setiap saat, memeriksa telepon genggamnya, selalu membongkar tasnya, dan mencari-cari kesalahan pasangan. Padahal kondisi tersebut tidak perlu terjadi karena semua hal dapat dibicarakan baik-baik tanpa menimbulkan masalah baru. Tanpa dipaksa, justru pasangan Anda akan menunjukkan telepon genggamnya.

Semoga Anda mampu mengelola rasa cemburu yang ada pada diri Anda menjadi perasaan cinta, yang justru semakin mempererat hubungan Anda dan pasangan. (gal/bbs/kos/ foto:Corbis)

 
Komentar Anda
ADVERTISEMENT
Koskosanku.com

Artikel Lainnya