Tentang Cinta - Min, 22/11/09 12:01 WIB

Cinta Sejati, di Manakah Kau?

Menurut Helen Fisher, antropologis, ada 4 tipe manusia & pasangan idealnya. Simak juga tips menemukan pasangan yang tepat.

Mencari pasangan di era globalisasi ini susah susah gampang. Banyak wanita-wanita cantik yang tetap melajang dengan alasan belum ketemu dengan pasangan yang tepat. Di lain sisi, banyak cowok-cowok perlente, keren, punya karir bagus juga tetap malajang dengan alasan yang klise juga yaitu belum ketemu jodoh yang tepat. Apakah Anda salah satu diantara mereka?

Menemukan orang yang tepat menjadi pasangan hidup bukan perkara yang mudah dilakukan. Memilih pasangan merupakan tantangan yang paling penting bagi pria dan wanita lajang, karena pilihan seseorang dengan siapa ia akan menikah lebih penting dari segala sesuatu yang lain yang akan digabungkan untuk membuat pernikahannya berhasil.

Banyak orang mengalami kegagalan dalam pernikahan karena mereka memilih pasangan "seumur hidup" mereka dengan begitu buruknya. Mereka kurang mendapatkan pengetahuan dan latihan dalam hal tersebut.

Masyarakat kita terbiasa diajar untuk bersandar semata-mata kepada "naluri alamiah" mereka dalam memilih pasangan. Sesungguhnya sangat dibutuhkan kecakapan dalam memilih pasangan, mengingat sangat pentingnya memilih pasangan yang tepat agar tercapai kebahagiaan dalam pernikahan. Memilih pasangan pernikahan dengan berhasil adalah kecakapan yang dapat dipelajari dan dikembangkan.

Setelah melakukan studi mendalam terhadap 40.000 pasangan, Helen Fisher, seorang biologis antropologis menemukan jawaban, dan membagi manusia menjadi 4 tipe untuk dan juga pasangan yang ideal bagi tiap tipe tersebut:

  1. Pembangun

    Personalitas: orang yang memiliki emosi yang netral, dengan orientasi pada keluarga yang selalu melihat jadwal dan mengecek kalender sebelum mengerjakan segala sesuatu.

    Biologis: Mereka pada umumnya memiliki level serotonin yang tinggi, senyawa kimia pada otak yang memberikan rasa tenang dan aman.

    PASANGAN IDEAL: Sesama pembangun, mereka berdua menghargai detil-detil kecil seperti menyusun buku urut alfabet.

  2. Penjelajah

    Personalitas: Orang kreatif pencari sensasi, yang lebih memilih meninggalkan tumpukan piring kotor daripada kehliangan kesempatan buat main bungee.

    Biologis: Orang-orang ini pada umumnya memiliki tingkat dopamin, bahan kimia di otak yang berkaitan dengan rasa optimis dan bahagia. Mereka ini sangat menyukai sex.

    PASANGAN IDEAL: sesama Penjelajah. Singkatnya, pasangan yang tidak akan kaget jika tiba-tiba diajak jalan ke Bangkok atau tiba-tiba mengajak main skateboard.

  3. Negosiator

    Personalitas: Orang yang suka berteman, sangat penyayang, dan suka sekali perbincangan santai.

    Biologis: Di kandungan, Negosiator ini berhadapan dengan level esterogen yang tinggi, hormon ini diasosiasikan dengan sensitifitas dan intuisi.

    PASANGAN IDEAL: Seorang Pengarah, karena dua orang Negosiator yang tidak bisa saling menghentikan mengucapkan "I Love You" akan membuat orang mau muntah! :)

  4. Pengarah

    Personalitas: Kalem, pernuh perhitungan, pekerja keras yang tidak suka membicarakan perasaannya.

    Biologis: Selama dikandung, orang tipe ini berhadapan dengan konsentrasi testosteron yang tinggi, hormon yang diasosiasikan dengan kompetisi dan kekasaran.

    PASANGAN IDEAL: Negosiator, yang tentunya akan mengisi kehidupan seorang pengarah yang penuh analisa dengan cinta dan kasih sayang.

Faktor-Faktor Penyebab Jomblo

Nah kalau Anda sudah mengetahui tipe-tipe pasangan yang tepat bagi Anda, kini saatnya Anda menganalisa diri Anda sendiri, sebenarnya faktor-faktor apa saja yang membuat diri Anda sampai saat ini belum menemukan seorang sebagai tempat berlabuh cinta sejati Anda.

  • Ketakutan karena sulit mencari wanita/pria yang bisa dipercaya di era globalisasi ini. Rumor yang mengatakan 2 diantara 3 pria metropolitan menyeleweng bisa jadi benar. Tetapi ternyata, saat ini bukan cuma pria yang dianggap pandai berselingkuh. Wanita pun mulai tak mau kalah untuk berselingkuh. Hal tersebut menjadi salah satu penyebab ketakutan untuk membuat komitmen yang serius menuju ke jenjang pernikahan.

  • Kemandirian : di era globalisasi cenderung masing-masing personal baik pria maupun wanita lebih mandiri. Sehingga ketika bertemu dengan lawan jenis timbul rasa kekhawatiran bahwa apakah calon pasangannya akan mengganggu privasinya dalam tanda kutip karir yang selama ini telah mereka bangun.

  • Kriteria pasangan yang semakin meningkat mengingat semakin banyak informasi yang diperoleh melalui berbagai media mengenai pasangan yang ideal yang kata orang Jawa dilihat dari bibit, bobot, bebet. Pria rata-rata memimpikan wanita yang cantik, pintar, dan dari keturunan yang baik. Tak jarang juga yang menambahkan kriterianya menjadi lembut, penyayang, sabar, keibuan dan lain-lain. Wanita pun tak kalah juga menentukan kriteria pasangan ideal ganteng, tinggi, gagah, berkepribadian (punya rumah pribadi, mobil pribadi, tabungan pribadi dan lain-lain).

Temukan Pasangan yang Tepat!

Kalau Anda sudah benar-benar memahami tipe pasangan yang Anda sukai dan faktor –faktor apa saja penyebab ke-jombloan Anda saat ini, kini giliran Anda untuk melancarkan aksi mencari pasangan hidup Anda. Dalam hal ini ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan supaya Anda menemukan pasangan yang tepat.

  1. Menjadi diri sendiri

    Untuk mencari pasangan, hindari berpura-pura menjadi orang lain yang Anda anggap akan disukai oleh orang yang Anda sukai. Menjadi orang lain untuk menjaga image atau jaim tidak selamanya menyenangkan karena mungkin akan menyiksa batin Anda. Selain itu jika pasangan mengetahui sifat kita yang sebenarknya mungkin bisa membuatnya ilfil dan kecewa berat.

    Jadi dalam mencari jodoh/mencari pasangan, jadilah diri sendiri. Tidak hanya bagi yang cari istri tetapi juga sebaliknya bagi yang cari suami. Namun jika tujuannya adalah untuk menjaga penampilah maka sah-sah saja. Contohnya seperti memakai parfum untuk menutupi bau badan, memakai deodoran untuk menghilangkan burket dan basket, dan lain sebagainya.

  2. Menjadi orang yang menyenangkan pasangan

    Dalam mencari pasangan hidup ataupun yang sudah menjalin hubungan, sebisa mungkin kita berkomunikasi dengan pasangan secara seimbang dua arah. Baik si cewe maupun si cowo harus bisa menjadi lawan bicara yang seirama dan dapat membuat yang lain menjadi nyaman, terhibur serta tidak membosankan.

    Hindari gugup yang berlebihan karena gugup yang terlalu berlarut-larut dapat merusak komunikasi yang ada, sehingga terjalin hubungan yang baik dengan calon dan/atau pasangan hidup tersebut.

    Pelajari apa yang disukai oleh pasangan. Hindari hal-hal yang tidak disukai oleh orang yang kita sukai dan berusaha melakukan apa yang disukai disesuaikan dengan batas kemampuan kita.

  3. Menjadi orang baik

    Siapa sih yang tidak suka dengan orang yang baik? Hanya segelintir cewek atau cowok saja yang senang dengan penjahat. Sifat baik yang dimaksud antara lain adalah jujur, setia, pengertian, suka menabung, sopan, rendah diri, tidak pelit, suka membantu, tidak merokok, tidak menggunakan narkoba, rajin beribadah, berorientasi jangka panjang, menghindari zina dan lain sebagainya. Ini adalah sifat/kriteria yang wajib pagi pencari pasangan.

    Memiliki sifat yang tidak pemarah, sabar, bertanggungjawab, setia dan pengertian adalah sifat yang paling disukai, termasuk bagi orang yang cari jodoh/mencari pasangan. Bila Anda belum memilikinya maka segera belajar untuk merubah sikap / sifat Anda untuk menjadi lebih baik di mata orang lain tidak hanya di mata si do'i.

  4. Memiliki modal yang cukup

    Modal dalam hal ini tidak selamanya harus berbentuk uang atau materi. Modal sifat baik, tekad yang kuat serta keseriusan yang tinggi terkadang dapat mengalahkan harta dan materi. Selama sang pujaan hati merasa nyaman itu merupakan modal yang cukup kuat.

    Uang dan materi jangan dijadikan hal yang berlebihan karena jangan sampai Anda mendapatkan orang yang meterialistis sebagai pacar atau jodoh pasangan hidup Anda. Buatlah materi yang Anda miliki sebagai alat untuk melancarkan aktivitas pdkt Anda.

    Manage dengan baik setiap pos-pos pengeluaran jangan sampai kita menjadi terlihat pelit atau terlalu menghamburkan uang. Siapkan dana untuk nonton ke bioskop, pergi belanja bulanan kebutuhan sehari-hari, pulsa telepon hp serta sms, makan bareng, dan lain sebagainya.

  5. Didukung oleh lingkungan

    Keluarga, teman dan tetangga yang baik tentu akan menjadi nilai plus buat Anda. Jika Anda merasa lingkungan Anda belum atau kurang mendukung, sebaiknya Anda lakukan bina lingkungan untuk menjadi lebih baik sehingga dapat menunjang aktifikas pendekatan dengan kekasih hati.

  6. Konsisten dan konsentrasi tinggi

    Jangan mudah terpengeruh oleh godaan dan perkataan orang lain. Yakinlah bahwa si dia adalah pacar atau jodoh yang tepat bagi Anda, namun Anda juga harus mempelajari doi dengan baik agar kelak tidak merasa salah memilih pasangan (cari suami/istri). Hubungi doi setiap hari di waktu senggang untuk menjadi komunikasi dua arah yang lancar yang baik dengan membahas hal-hal yang disukai kedua belah pihak dengan sisipan humor untuk menghangatkan suasana.

    Berikan sang tambatan hati waktu, tenaga, pikiran dan perasaan Anda sepenuhnya agar si dia merasa dihargai. Buat rencana ke depan untuk membina hubungan yang lebih jauh. Ajaklah si dia berdiskusi dengan Anda mengenai masa depan nanti untuk melihat seberapa serius dia dengan Anda. Semoga sukses dalam mencari pasangan hidup dan/atau menjalin hubungan dengan si doi.

Selamat memulai hidup baru dengan pasangan hidup Anda. (gal/bbs)

 
Komentar Anda
ADVERTISEMENT
Koskosanku.com

Artikel Lainnya