Tentang Cinta - Sen, 28/09/09 09:12 WIB

Aturan bermain HTS-an

Menjalin hubungan tanpa status alias HTS memang bukan seperti anda berpacaran. Banyak aturan yang tidak bisa mengikat anda berdua. Aturan mainnya pun berbeda...

Hubungan Tanpa Status atau Teman Tapi Mesra memang boleh dibilang hubungan yang mengambang. Terlalu banyak menuntut? Anda tidak punya hak untuk itu, mau menyita waktu pasangan HTS atau TTM juga tidak boleh, karena memang hubungan ini biasanya tidak punya komitmen.

Sejatinya sebuah hubungan yang dibangun seharusnya terdiri dari tiga unsur penting seperti keintiman, gairah, dan komitmen. Sementara dalam HTS, hanya terdapat unsur gairah atau nafsu di dalamnya tetapi tidak jelas keintiman dan komitmennya. Yang pasti tidak ada ikatan.

Sebenarnya ada beberapa penyebab seseorang bisa menjalin hubungan tanpa status ini, diantaranya :

  • Tidak berani berkomitmen

Dalam sebuah hubungan, yang diinginkan adalah sebuah kepastian. Entah itu kepastian mengenai status dalam hubungan tersebut atau kepastian akan masa depan ke dua belah pihak. Jika tidak ada kepastian, maka komitmen pun juga tidak bisa terbentuk. Biasanya orang yang menjalin hubungan tanpa status ini termasuk golongan orang yang tidak ingin membina komitmen dengan berbagai alasan.

  • Sudah punya pasangan

Cinta bisa datang kapan saja. Terkadang tanpa anda sadari anda merasa cocok dengan teman curhat anda yang memiliki jenis kelamin berlawanan. Bermula dari hal ini, tumbuh benih-benih cinta. Namun hubungan tersebut tidak bisa anda lanjutkan karena memang, salah satu atau kedua belah pihak sudah memiliki pasangan masing-masing.

  • Mengejar impian

Ada beberapa orang yang berfikiran kalau menjalin hubungan alias berpacaran, bisa mengganggu kuliah atau kerja. Untuk itu pasangan ini memutuskan untuk mengejar impian masing-masing dan HTS lah yang menjadi pilihan.

  • Keluarga

Keluarga juga bisa membuat pasangan menjalani hubungan ?gak jelas? ini. Mungkin salah satu atau kedua belah pihak kurang setuju dengan hubungan yang terjalin. Karena takut, jika berkomitmen akan menyakiti hati keduanya, maka mereka memilih untuk sama-sama bebas, namun tetap bisa bersama.

  • Mencari incaran baru

Jika saat ini dekat dengan seseorang namun belum merasa cocok, dan ingin mencari seseorang lain yang sesuai di hati. Namun, tanpa kehilangan orang lain yang kurang cocok tersebut. Istilahnya untuk dijadikan pegangan sementara.

Pro kontra tentang hubungan HTS ini tentu banyak dibahas oleh mereka yang merasa tersakiti, atau merasa sia-sia ketika menjalin hubungan tanpa komitmen. Atau bagi mereka yang memegang teguh kesetiaan dan komitmen dalam sebuah hubungan. Sebenarnya hal ini merupakan sebuah pilihan bagi mereka yang masih berstatus single. Hal itu dilandasi pada faktor yang saling berkaitan, yaitu fear of intimacy dan kemudian menjadi fear of commitment.

Fear of intimacy adalah ketakutan akan hubungan yang lebih intim atau lebih dalam. Orang yang dihinggapi fear of intimacy merasa tidak aman setiap kali hendak menjalin hubungan serius dengan komitmen kepada orang lain. Mungkin karena seseorang tersebut pernah mengalami kegagalan di masa lalu. Hal ini membuat orang itu akhirnya menjadi fear of commitment. Takut menjalin hubungan dengan komitmen.

Kalau memang Anda sudah memilih utnuk menjalin hubungan tanpa masa depan ini, ada beberapa hal yang wajib dan perlu Anda lakukan. Ini untuk menghindari terjadinya sakit hati. Hal tersebut diantaranya :

  • Jangan banyak berharap

Berharap dari sebuah hubungan yang tidak ada harapan? Jelas Anda salah bila melakukan hal ini. Jika memang Anda memiliki rasa sayang terhadap orang tersebut, itu merupakan hal yang wajar. Namun Anda harus mampu mengontrol perasaan Anda untuk tidak menjadi cinta. Karena natinya Anda sendiri yang susah. Tidak perlu menggantungkan harapan terlalu tinggi, utnuk bisa berpacaran atau menjalin kehidupan sehidup semati berdua. Belum tentu dia juga memiliki harapan yang sama seperti Anda.

  • Jauhi rasa cemburu

Tak perlu merasa sakit hati ketika dia menelepon orang lain dengan mesra di depan Anda. Atau jika dia lebih memilih mengantar orang lain dari pada Anda yang jelas-jelas membutuhkannya. Namanya juga tidak ada komitmen, jadi tidak ada kewajiban atau aturan yang mengatur Anda berdua untuk mendahulukan siapa dari pada siapa, serta tidak ada aturan pula mengenai tidak boleh dekat dengan orang lain. Jika tiba-tiba terbersit perasaan cemburu itu, segera tepis dan sadarkan diri Anda bahwa hubungan yang Anda jalani memang tidak ada ikatan yang jelas.

  • Hindari sentuhan fisik

Say BIG NO NO!! bagi Anda para wanita yang menjalani hubungan tanpa status namun menjalani sentuhan fisik dengan lawan jenis Anda . Kebanyakan pihak wanita yang akan dirugikan. Selain itu harga diri Anda seagai wanita akan berkurang karena sebagian laki-laki akan berpikir ?masih HTS ajah, udah bisa peluk-peluk, cium-cium. Apalagi kalau sudah jadi pacar?. Kalau memang ingin terlibat dalam sentuhan fisik, lebih baik jadi pacar sekalian. Sehingga jelas bagaimana hubungan ke depannya. Kalau ingin tetap menjalin hubungan tanpa status ini lebih baik sedari awal ditegaskan mengenai aturan tak adanya sentuhan fisik.

  • Jangan obral janji

Ada yang berkata kalau janji itu adalah hutang. Dan seorang laki-laki bisa dipercaya jika mampu ?dipegang? kata-katanya. Nah, bagi Anda yang hanya ingin senang-senang, lebih baik hindari janji-janji palsu yang tidak bisa Anda wujudkan. Selain memberi harapan, janji ini juga natinya akan membebani Anda, jika salah satu pihak mempertanyakannya.

  • Jangan menuntut

Tidak ada kata menuntut dalam HTS. Menuntut maksudnya meminta sesuatu kepada pasangan Anda. Misal Anda menuntut untuk diberi waktu lebih olehnya, menuntutnya untuk menghubungi setiap hari, menuntut untuk selalu dekat dengannya. Lebih baik hindari hal-hal seperti itu. Ingat bahwa Anda berdua menjalin hubungan ?palsu?. Hilangkan kata menuntut dalam kamus anda.

  • Just for fun

Eits!! Jangan marah kalau tiba-tiba si dia menghilang tanpa kabar berita. Bagai hilang ditelan bumi. Agar Anda tak merasa sakit hati saat ditinggalkan, tanamkan dalam hati bahwa hubungan ini sekadar 'just for fun' saja.

Setiap hubungan memang ada konsekuensinya sendiri-sendiri. Sekarang mana pilihan Anda, mau HTS atau benar-benar pacaran dengan komitmen? Apapun pilihan Anda, itu tidak masalah. Asal tetap berpegang teguh pada norma dan agama yang Anda pegang. (kos/gal/bbs)

 
Komentar Anda
ADVERTISEMENT
Koskosanku.com

Artikel Lainnya